#renungan
*APA YANG KAMU CARI?*
Senin 26 Agust 2019
_`[Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, [`].]` (Mat 23:14)_
Suatu hari saya mendengar ungkapan dari seseorang yang mengatakan, `Para imam, biarawan-biarawati yang tidak menjadi kudus akan lama di api penyucian.` Dalam hati saya bertanya, `Mengapa?` Pikir saya, mungkin ka-rena mereka belajar dan mengetahui lebih banyak, tetapi tidak melakukannya. Pikir saya lagi, `Kalau begitu tidak usah menjadi biarawan/biarawati, tidak perlu banyak belajar.` Ini adalah pikiran yang salah. Memang, jika seseorang tidak tahu, ia tidak berdosa, tetapi kalau dengan sengaja ia tidak mau tahu, tentu sikap demikian harus dipertanggungjawabkannya.
Dari satu sisi para ahli Taurat dan orang Farisi patut dihormati. Ajaran mereka harus ditaati sesuai hukum Allah. Lalu, mengapa Yesus dengan keras mengecam mereka? Sebab, mereka mengetahui peraturan serta hukum, dan mungkin mereka melakukannya juga, tetapi tidak demi kemuliaan Allah. Segala sesuatu yang mereka lakukan mempunyai tujuan untuk mencari kemuliaan mereka sendiri, untuk dilihat, dipuji, dan dianggap pandai, bijaksana, dll.
Mungkin, kita pun, sadar maupun tidak, jatuh dalam hal yang sama. Kita bisa sering melayani orang, melakukan perbuatan baik, namun dengan motivasi yang kurang murni. Mari kita luruskan motivasi kita untuk kemuliaan Allah. Mari kita lakukan apa yang menjadi kewajiban kita dan me-ngembalikan pujian yang menjadi hak Allah karena tanpa Tuhan, kita tidak dapat berbuat apa-apa.
*_Sr. M. Cornelia, P.Karm_*
Senin 26 Agust 2019
Pfak Yakobus Retouret, ImMrt
1Tes 1:2-5.8-10; Mzm 149:1-6.9; Mat 23:13-22
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar