Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Jumat,_ *09 Agustus 2019*
Ul 4:32-40
Mzm 77:12-16,21
Mat 16:24-28
*TETAPLAH BERBUAT DAN BERSIKAP BAIK*
_Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya...pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. -- Mat 16:27_
Selesai misa pada suatu hari Minggu, saya mampir ke penjual sekoteng dan memesan empat bungkus. Beberapa detik kemudian seorang wanita memesan dua bungkus, diikuti oleh dua orang lainnya yang memesan masing-masing sebungkus. Meja penjual hanya muat untuk enam porsi.
Ternyata dua orang terakhir memegang plastik di meja di penjual dan minta didahulukan. Lalu langsung pergi setelah beres. Saya bingung dengan kelakukan dua orang tersebut yang menyerobot, tanpa antre, tanpa izin dan tidak sopan. Memang kedua orang tersebut terkesan buru-buru. Tetapi saya lebih terkesima dengan wanita yang masih menunggu dari awal. Ia tidak menunjukkan kemarahan dan kekesalan, sebaliknya tetap sabar menunggu pesanannya.
Ternyata budaya diri kita terbawa ke manapun kita pergi. Sayangnya, terkadang budaya diri kita kurang positif, seperti contoh di atas -- tidak mengantre. Justru diharapkan dengan siraman rohani dan rahmat Tuhan, yang kurang positif akan berubah menjadi lebih positif.
Namun jika kita berada di posisi wanita tersebut saya setuju kita tetap bersikap dan berbuat baik. Saya percaya Tuhan akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. Jadi, tetaplah berbuat baik, sekalipun orang lain terlihat kurang baik. Marilah kita berbuat baik demi Tuhan yang kita cintai. (Aw)
_Apakah saya tetap berbuat baik sekalipun orang lain kurang baik terhadap saya?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar