Kamis, 22 Agustus 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Jumat,_ *23 Agustus 2019*

Rut 1:1,3-6,14b-22
Mzm 146:5-10
Mat 22:34-40

*IRI HATI DAN MENCELAKAI*

_Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia.  -- Mat 22:34-35_

Mungkin kita pernah merasa telah melakukan banyak hal dan bekerja lebih keras dibandingkan orang lain, tetapi kehidupan mereka jauh lebih baik dari kita. Saya jadi teringat sebuah film animasi berjudul _Monster University._ Dalam film tersebut, Mike sang tokoh utama berjuang keras dan berusaha semaksimal mungkin, tetapi tetap tidak bisa mencapai apa yang diimpikannya. Sedangkan teman sekamarnya tidak perlu bersusah payah untuk menggapai keinginannya.

Jika kita berada dalam posisi itu, rasanya kecewa, sedih, dan marah terhadap kehidupan. Dorongan dan godaan untuk mencelakai sang rival tentunya sudah menjadi hasrat terpendam yang seringkali timbul. Hal yang sama dirasakan oleh orang-orang Farisi dan Saduki pada masa Yesus. Mereka merasa sudah mengetahui dan belajar banyak akan Hukum Taurat. Namun tiba-tiba saja, Yesus hadir dan mampu mencuri perhatian dengan ajaran-ajaran-Nya. Mereka merasa terancam dengan kehadiran Yesus.

Iri hati jika ditindaklanjuti dapat menjadi keinginan jahat, ingin mencelakai orang lain. Sama halnya seperti kisah Kain dan Habel dulu. Dosa Kain dimulai dari iri hati terhadap saudaranya.

Perasaan iri hati mungkin saja dapat terjadi pada setiap orang sebagai manusia biasa. Namun, kita tidak boleh membiarkan rasa iri tersebut menguasai hati dan pikiran kita, sehingga membutakan dan menggelapkan hati nurani kita yang dapat berkelanjutan dan berujung petaka. (Md)

_Apakah saya dapat menguasai iri hati yang dapat muncul dalam keseharian saya?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar