Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Kamis,_ *22 Agustus 2019*
*SP Maria, Ratu*
Hak 11:29-39a
Mzm 40:5,7-10
Mat 22:1-14
*TAK ADA YANG KEBETULAN*
_Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih. -- Mat 22:14_
Perikop hari ini mengingatkan pengalaman saya ketika hendak menjenguk seorang teman yang sedang sakit.
Waktu itu banyak teman yang saya ajak untuk menjenguk bersama dengan harapan jika banyak orang tentu akan lebih memberikan penghiburan kepada teman yang sakit itu. Namun dari semua yang saya ajak, hanya satu yang bisa. Sesampai di rumah teman itu, kami bertemu dengan beberapa teman lain yang tidak janjian. Kamipun berdoa bersama dalam pujian dan penyembahan.
Sepanjang doa, saya pribadi sungguh merasakan hadirat Tuhan dan berkali-kali Ia berbicara bahwa pertemuan tersebut bukan sebuah kebetulan, karena itu bersyukur karena Ia memilih kami untuk memberikan hormat kepada-Nya dan menerima berkat dari-Nya. Selesai berdoa bersama, kami merasakan sukacita. Bahkan teman yang kami jenguk berulang kali menyatakan rasa senangnya dapat melakukan pujian dan penyembahan bersama.
Pujian dan penyembahan kepada Tuhan selalu mendatangkan sukacita dan kegembiraan bagi siapa saja yang ada dalam persekutuan tersebut. Tuhan tidak pernah membuat sebuah persekutuan bagi-Nya karena kebetulan belaka.
Marilah belajar peka terhadap panggilan Tuhan. Puji dan sembahlah Dia, sebab kuasa-Nya pasti bertahta dan tercurah di dalamnya. (In)
_Terima kasih Tuhan atas kasih setia-Mu bagiku setiap waktu_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar