Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Sabtu,_ *31 Agustus 2019*
1Tes 4:9-11
Mzm 98:1,7-9
Mat 25:14-30
*3 S (SETIA SETIAP SAAT)*
_Engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. -- Mat 25:23_
Membaca bacaan hari ini, saya sangat diberkati. Saya jadi ingat ketika mulai bergabung dalam persekutuan doa di kampus dua puluh tahun lalu. Dari hanya bertugas melayani sebagai petugas OHP dan menuliskan lagu yang akan ditayangkan, lalu dipercaya menjadi _singer,_ hingga akhirnya menjadi _worship leader_ (pemimpin pujian).
Tidak sampai di situ saja. Beberapa tahun kemudian saya berdoa agar kesaksian hidup saya tidak hanya sebatas kota Palembang, tetapi dapat lebih luas lagi. Pada tahun yang sama, Bahasa Kasih mencari orang-orang yang bersedia menjadi penulis. Saya mencoba mengirimkan tulisan saya, dan Puji Tuhan, tulisan saya diterima. Sampai sekarang saya bisa bergabung menjadi salah satu penulis renungan Bahasa Kasih.
Tuhan juga menambahkan talenta bagi saya untuk menjadi pewarta. Saya sadar bahwa semua talenta yang saya miliki bukan membawa saya kepada kesombongan, tetapi semua itu karena saya belajar setia dalam perkara-perkara kecil terlebih dulu. Saya hanyalah alat Tuhan. Kapanpun Tuhan mau memakai saya, saya harus siap.
Tuhan kembali menyadarkan kita, apapun dan seberapapun talenta yang Tuhan berikan kepada kita, marilah kita belajar untuk setia mengembangkan talenta itu. Percayalah, ketika kita setia, Tuhan akan menambahkan talenta kepada kita. Dan semuanya itu untuk kemuliaan Tuhan. (Ar)
_Sudahkah saya mengembangkan talenta yang saya miliki?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar