Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Senin,_ *19 Agustus 2019*
Hak 2:11-19
Mzm 106:34-37,39-40,43-44
Mat 19:16-22
*KETERIKATAN DAN KESERAKAHAN HARTA*
_ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih sebab banyak hartanya. -- Mat 19:22_
Belum lama ini saya mendengar banyak orang yang menjadi korban dari _trading_ atau perdagangan emas. Beberapa teman tidak bisa menarik uangnya lagi karena penipuan atau _scam._ Beberapa mengaku modal yang dimasukan sudah ludes karena kalah _trading._ Beberapa merasa jera dan ingin cepat-cepat _move on._ Entah mengapa, banyak sekali yang terjerumus dalam keinginan memiliki uang berlipat ganda dengan cepat tanpa meneliti lebih dulu resikonya. Mendengar _marketing_ yang menampilkan angka fantastis langsung tergiur.
Kita perlu berhati-hati dan meneliti secara serius ketika mendengar tawaran seperti ini. Kita perlu menggunakan prinsip finansial yang dikatakan para konsultan finansial, yaitu Manajemen Risiko. Sayangnya, banyak teman-teman saya berpikir kalau bisa mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya, mengapa tidak mencoba dan mengambil risiko.
Hal ini terkesan berlawanan dengan yang Yesus katakan untuk memberikan hartanya kepada orang lain dan hidup sederhana. Harta bukanlah penghalang masuk Kerajaan Surga. Marilah kita belajar mengendalikan diri untuk tidak serakah dalam mencari uang. Kita tahu, harta kita adalah milik Tuhan dan harta kita tidak bisa dibawa ketika kita harus meninggalkan dunia ini. Marilah kita belajar hidup sederhana dan berhati-hati dengan iming-iming fantasis yang ada di luar sana. (Aw).
_Bagaimana saya menyikapi harta kekayaan saya yang sebenarnya adalah milik Tuhan?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar