Rabu, 25 September 2019

Kamis, 26 September 2019
Pekan Biasa XXV
Hag. 1:1-8; Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9b; Luk. 9:7-9. 

Injil hari ini berbicara tentang reaksi Herodes atas kehadiran dan pengajaran Yesus. Sebelum kita merenungkan secara khusus perikup Injil ini, ada baiknya kita perjelas dulu: siapa Herodes yang dimaksud di sini. Perjanjian Baru mengenal 3 Herodes. Pertama adalah Herodes Agung, yang memerintah seluruh Palestina sejak tahun 37 sM sampai tahun 4 sM. Dia hidup pada saat Yesus lahir (Mat 2,1) dan yang membunuh anak-anak di Betlehem di bawah 2 tahun (Mat 2,16). Yang kedua adalah Harodes Antipas, yang memerintah Galilea sejak tahun 4 sM sampai tahun 39 M. Dialah yang membunuh Yohanes Pembaptis (Mrk 6,14-19) dan menyetujui penyaliban Yesus (Luk 23,7). Dengan kata lain, Harodes Antipas inilah yang dimaksud dalam Injil hari ini. Yang ketiga adalah Herodes Agripa, yang memerintah seluruh Palestina sejak tahun 41 M sampai tahun 44 M. Dialah yang membunuh Rasul Yakobus (Kis 12,2).
Kita fokus ke Herodes Antipas yang dikisahkan dalam Injil hari ini. Ia sama sekali tidak merasa bersalah setelah membunuh Yohanes Pembaptis. Kini, ketika mendengar tentang Yesus, ia merasa penasaran dan ingin melihat-Nya. Entah untuk apa. Yang jelas, kalau ia tidak takut membunuh Yohanes Pembaptis yang sebanarnya ia segani, tentu ia juga tidak takut untuk membunuh Yesus. Yesus sendiri juga tidak takut kepadanya (Luk 13,32). Menjelang Ia disalibkan, Pilatus meminta agar Herodes yang mengadili-Nya. Namun, di hadapan Herodes, Yesus tidak memberikan jawabab apa pun atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada-Nya.
Dalam kontek Injil ini, kemungkinan Herodes ingin melihat/bertemu Yesus untuk sekedar memenuhi rasa ingin tahu atau penasarannya saja. Tidak ada maksud untuk semakin mengenal dan mengimani-Nya.
Kita, apa yang mendorong dan memotivasi kita untuk melihat dan berjumpa dengan Yesus?
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar