Rabu, 18 September 2019
Pekan Biasa XXIV
1Tim. 3:14-16.; Mzm. 111:1-2,3-4,5-6; Luk. 7:31-35.
Hari ini, Yesus berbicara secara khusus kepada orang-orang yang cenderung untuk tidak mau menerima pengajaran-Nya dan tidak mau percaya kepada-Nya. Mereka ini juga tidak menerima dan tidak percaya Yohanes Pembaptis. Baik Yesus maupun Yohanes Pembaptis, selalu mereka lihat secara negatif. Melihat cara hidup Yohanes yang tinggal di padang gurun, tidak makan roti dan minum anggur, mereka berkesimpulan bahwa Yohanes kerasukan setan. Sementara itu, melihat Yesus yang makan dan minum seperti kebanyakan orang lainnya, mereka mengatakan bahwa Yesus seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.
Dalam hidup sehari-hari, mungkin kita pun mempunyai pengalaman yang sama. Ada kalanya, kita tergoda untuk bersikap dan berbuat seperti orang-orang tersebut. Dengan mudah kita menilai negatif apa pun yang dilakukan orang lain. Namun, ada kalanya kita juga seperti Yesus dan Yohanes Pembaptis: menjadi sararan penilaian serba negatif dari orang lain.
Marilah kita mohon agar diberi rahmat untuk menjadi orang yang tidak mudah berprasangka dan menilai negatif orang lain. Kita berusaha untuk menjadi generasi yang menyebarkan aura positif, baik dalam pikiran, perkataan, maupun sikap dan perbuatan kita.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar