Selasa, 17 September 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Rabu,_ *18 September 2019*

1Tim 3:14-16
Mzm 111:1-8
Luk 7:31-35

*BENCILAH DOSA*

_Lihatlah, ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.  -- Luk 7:34_

Setiap orang memiliki pandang yang berbeda terhadap dosa. Ada yang berpendapat, jika perbuatan dosa karena alasan untuk kebaikan, maka tidak apa-apa dilakukan. Misalnya, berbohong agar tidak menimbulkan masalah baru. Namun, dosa tetaplah dosa. Dilakukan dengan sengaja ataupun tidak, tetapa dosa. Tanda jika yang kita lakukan adalah perbuatan dosa, maka akan timbul rasa tidak damai dalam hati.

Tidak berbuat dosa tidaklah sama dengan membenci dosa. Tidak berbuat dosa bisa jadi karena belum ada kesempatan, tidak berani, atau karena sudah kena batunya. Membenci dosa adalah berbicara soal hati nurani. Ketika sudah tahu sesuatu itu perbuatan dosa, maka kita tidak akan melakukannya.

Ada orang yang dapat dengan sangat tegas dan disiplin terhadap dirinya sendiri dalam menghindari dosa. Mereka tidak akan berkompromi dengan tawaran apapun yang menggoda, meski sangat sulit untuk memperjuangkan hal itu. Oleh sebab itu, rahmat Tuhan sangat diperlukan sebagai kekuatan dimana rahmat itu hanya dapat diperoleh ketika manusia memiliki hubungan yang dekat dengan-Nya.

Marilah kita datang kepada Tuhan setiap waktu. Terimalah rahmat kuasa-Nya dan bencilah dosa, maka hidup kita akan dipimpin oleh kehendak-Nya. Niscaya, damai sejahtera dan sukacita akan senantiasa menyertai hidup kita. (In)

_Apakah saya masih sering berkompromi terhadap dosa?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar