Jumat, 27 September 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Sabtu,_ *28 September 2019*

Za 2:1-5,10-11a
MT Yer 31:10-13
Luk 9:43b-45

*SENANTIASA*

_Anak manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia. Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya.  -- Luk 9:44-45_

Pikiran manusia yang sangat kecil tidak mungkin dapat menyelami pikiran Allah yang Maha Besar. Demikian juga para murid pada saat itu tidak dapat memahami perkataan Yesus karena artinya tersembunyi bagi mereka. Namun demikian, bukan hal mustahil bagi manusia untuk dapat mendengarkan suara Allah jika memiliki kedekatan dengan-Nya. Dan kedekatan itu dapat dicapai dengan terus berkomunikasi dua arah antara Allah dengan manusia.

Allah sangat suka ketika manusia datang kepada-Nya (berdoa). Orang yang berdoa akan menarik perhatian Allah. Penyembahan sangat menarik perhatian Allah karena Ia selalu mencari bait untuk bertahta.

Dengan begitu, jelas ada perbedaan antara orang yang berdoa dan tidak. Bahkan perbedaannya sangat besar. Orang yang berdoa akan memiliki kepekaan yang lebih ketika berhadapan dengan dosa. Sebaliknya, orang yang tidak berdoa  biasanya akan merasa baik-baik saja sehingga hati nuraninya menjadi tumpul dan tidak dapat membedakan kehendak Tuhan dengan kehendak dagingnya.

Senantiasa berdoalah kepada Allah dan membangun komunikasi dengan-Nya, sehingga kita dapat menjadi hamba, anak, dan sahabat bagi-Nya. (In)

_Apa yang saya lakukan ketika tidak memiliki kehausan untuk berdoa?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar