Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Selasa,_ *01 Oktober 2019*
*Pesta St. Teresia dari Kanak-kanak Yesus*
Yes 66:10-14c
Mzm 131:1-3
Mat 18:1-5
*MELEKAT PADA CINTA TUHAN*
_....sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. -- Mat 18:3_
Ketika anak saya berusia dua tahun, ia membuat suatu kesalahan tetapi ia menyadarinya. Iapun langsung meminta maaf dan memohon supaya tidak dihukum. Saya memaklumi dan memaafkannya. Iapun tidak berpikir untuk melakukannya lagi. Saya yakin, tak ada pikiran bahwa tidak apa-apa ia mengulangi kesalahannya, karena saya pasti tetap menyayanginya.
Berbeda dengan orang dewasa yang telah mampu berpikir lebih kompleks, termasuk "bernegosiasi" dengan Tuhan. Saat melakukan sesuatu yang salah di mata Tuhan, bersikap seolah tidak apa-apa karena Tuhan pasti mengampuni. Toh, nanti akan ada waktu untuk mengaku dosa jadi santai saja. Berdosa dulu, bertobat belakangan. Ini adalah ciri-ciri yang hanya ada pada orang dewasa.
Anak kecil tidak punya pemikiran seperti itu. Anak kecil cenderung lebih memikirkan hubungannya dengan orang tua daripada bernegosiasi melakukan kesalahan lagi. Ia tahu orang tuanya tidak suka dengan kesalahan yang dilakukannya. Anak kecil yang sangat bergantung pada cinta kasih orang tua tidak akan mau lepas dari cinta kasih tersebut demi dosa. Sekalipun anak yang nakal, ia tetap tidak bisa lepas dari kebutuhan tersebut.
Seperti anak kecil yang selalu ingin melekat pada orang tuanya, marilah kita yang telah dewasa juga tidak "bernegosiasi" dengan Tuhan tentang dosa. Sungguh-sungguhlah bertobat. Kita membutuhkan cinta Tuhan dan sangat bergantung kepada rahmat-Nya bagi kehidupan kita sehari-hari. (Aw)
_Apakah dosa seringkali membuat saya melepaskan cinta Tuhan?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar