Jumat, 27 September 2019

#renungan

*MAUKAH ENGKAU MENDERITA?*

Sabtu 28 Sep 2019

_`Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia` (Luk 9:44)_

Dalam kemuliaan dan kekaguman dari murid-murid dan dari orang banyak kepada Yesus, untuk kedua kalinya Ia mengingatkan para murid bahwa Ia harus menghadapi penderitaan, bahkan akan dibunuh. Pernyataan ini sulit diterima oleh para murid-Nya saat itu, namun mereka tidak berani menanyakan artinya.

Demikian juga dengan kita, dalam kehidupan seharihari ketika salib mengunjungi kita, kita tidak siap menyambut atau menerimanya dengan sukacita dan penuh rasa syukur, tetapi marah. Kita menolak dan berusaha untuk mengusir salib itu pergi jauh dari kita.

Orang yang takut salib adalah orang yang belum mengerti bahwa hidup ini harus diuji dengan pencobaan dan penderitaan. Tanpa salib orang tidak dapat membuktikan cintanya kepada Yesus. `Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung` (1Ptr 2:19).

Salib adalah jalan satu-satunya menuju Surga. Oleh karena itu, kita semua dipanggil untuk mengambil bagian dalam penderitaan Kristus sebab Kristus pun telah menderia untuk kita.

Kita sering memuji, mengagumi teladan para kudus yang telah menderita dan kini jaya dalam Surga, namun kita sendiri takut atau tidak mau berusaha meneladan mereka. Agar kita berani menghadapi salib, kita harus berjaga dan berdoa. Tanpa doa, salib menjadi batu sandungan bagi kita.

*_Sr. M. Cornelia, P.Karm_*

Sabtu 28 Sep 2019
Pfak S. Wenseslaus, Mrt dan S. Laurensius Ruiz, dkkMrt
Za 2:1-5.10-11; MT Yer 31:10-13; Luk 9:43-45

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar