Rabu, 25 September 2019

SABDA KASIH:
Tidak boleh Iri Hati Kebaikan Sesama!

Kamis, 26 September 2019
Lukas 9:7-9

Tetapi Herodes berkata,”Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal besar itu?” Lalu ia berusaha untuk dapat bertemu dengan Yesus.

Pastinya orang menyukai kita kalau kita hmm kebaikan. Sebaliknya orang tidak suka dengan kita kalau kita menyakiti hati mereka. Karenanya, ada yang salah saat ada orang yang tidak senang dengan kita hanya karena kita melakukan kebaikan tertentu. Kalau mereka tidak senang karena kita terlalu baik, itu bisa berarti kalau mereka tidak bahagia dengan hidup mereka atau juga karena mereka tidak tahu bagaimana berbuat baik.

Pada bacaan injil hari ini berbicara tentang keingintahuan Herodes terhadap figur Yesus. Keingintahuan Herodes cenderung bernuansa pada kecemasan dan ketidaksukaannya pada kebaikan yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus. Tuhan Yesus dikenal karena kebaikan dan kasih yang dilakukan-Nya. Sebaliknya Herodes kelihatannya cemas dengan apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus itu. Seharusnya kebaikan Tuhan Yesus menjadi pelajaran bagi Herodes, seorang pemimpin. Kebaikan Tuhan Yesus tidak boleh dipandang sebagai ancaman tetapi kesempatan untuk memimpin rakyatnya pada jalan yang benar.

Saudara/I, marilah kita belajar dari Kebaikan sesama. Kebaikan sesama tidak boleh menjadi ancaman tetapi kesempatan untuk kita terus belajar sebagai orang beriman. (*saotilayad)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar