Jumat, 13 September 2019

*SABTU, 14 SEPTEMBER 2019*

Bacaan Liturgi

Pesta Salib Suci

Bacaan Injil
Yoh 3:13-17

Anak Manusia harus ditinggikan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Dalam percakapan-Nya dengan Nikodemus, Yesus berkata,
"Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga,
selain Dia yang telah turun dari surga,
yaitu Anak Manusia.

Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun,
demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya
beroleh hidup yang kekal.
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,
sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,
melainkan beroleh hidup yang kekal.
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia
bukan untuk menghakimi dunia,
melainkan untuk menyelamatkannya"

Demikianlah Injil Tuhan.
======================
*SIRAMAN ROHANI*                                                                                                                  Sabtu, 14 September 2019                                                                                                                 RP Fredy Jehadin, SVD

*Tema: Salib Kristus Adalah Tanda Keselamatan Dan Kemenangan Kita!*                            Yohanes 3: 13 - 17

Saudara-saudari... Hari ini kita merayakan Pesta Salib Suci. Saya yakin bahwa sudah begitu banyak orang Kristen yang mengalami betapa hebatnya Salib Kristus dalam hidup kita. Saya secara pribadi sudah banyak kali alami betapa hebatnya Salib Kristus dalam hidupku. Di saat saya alami banyak tantangan, saya selalu memegang salib. Saya pandang Yesus yang di Salib. Saya bayangkan dukacita Yesus. Dia alami begitu banyak tantangan. Tetapi di balik salib itu Dia alami kemenangan yang sangat luar biasa. Berlandaskan pada pengalaman Yesus, guru dan Tuhan kita, maka saya selalu pasrah total pada-Nya dan saya sungguh percaya bahwa cepat atau lambat Tuhan akan selamatkan saya; Tuhan akan memberi saya kekuatan untuk menghadapi tantangan-tantangan itu dan pada akhirnya saya alam kemenangan.

Kalau kita merenungkan Salib Kristus, Dalam Salib itu kita bisa melihat keadilan Allah yang sangat luar biasa. Dalam Salib kita bisa melihat betapa kejamnya akibat dosa kita, sehingga Allah sendiri yang menebusnya dengan wafat-Nya di salib itu (lih. Gal 3:13); Dalam Salib itu kita bisa melihat juga betapa besarnya kasih Allah, yaitu bahwa Ia menyerahkan nyawa-Nya bagi kita (Yoh 15:13) agar kita dapat diselamatkan dan memperoleh hidup yang kekal (Yoh 3:16). Salib Kristus adalah tanda keselamatan dan kemenangan orang-orang Kristen, yang disebabkan oleh kemenangan Kristus atas dosa dan maut.
Jadi tanda salib bagi umat Kristen sesungguhnya tanda yang harus selalu dibawa kemana saja sebagai tanda yang mengingatkan kita akan salib Kristus yang menyelamatkan kita. Janganlah merasa malu membuat tanda salib. Janganlah malu menggantungkan salib pada leher kita. Itu adalah tanda kemenangan dan keselamatan kita oleh Kristus sendiri. Yesus Kristus selamatkan kita lewat sengsara dan wafatnya pada kayu salib. Yesus kalahkan jin atau setan justru lewat kematiannya pada kayu salib. Sebagai orang yang percaya kepada Kristus, kita harus bersyukur karena tanda salib yang kita miliki sekarang bukan lagi berarti siksaan dan kesengsaraan, tetapi kemenangan dan keselamatan.

Dalam bacaan pertama hari ini, yang diambil dari Kitab Bilangan 21:4-9, Tuhan berfirman kepada Musa: “Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup.”  Kemudian, Yesus sendiri dalam InjilNya hari ini berkata: “Demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:13-17)
Apa yang dikatakan oleh Yesus Kristus hari ini, sudah menjadi kenyataan dalam hidup saya. Saya alami sakit yang sangat luar biasa pada bekas operasi di saat obat bius hilang.  Saya meminta tolong pada perawat. Mereka kompres dengan es, tetapi tetap sakit. Tetapi di saat saya memandang salib dan merenungkan bekas-bekas luka pada kaki, tangan, lambung dan kepada Yesus, pada saat yang sama rasa sakit pada bekas luka operasi menghilang. Sungguh, Sabda Tuhan sudah menjadi kenyataan bagiku. Salib adalah tanda kemenangan dan keselamatan kita.
Marilah saudara-saudari…. Pandanglah salib Kristus dengan penuh iman. Karena barangsiapa memandang dan percaya kepada Dia yang tersalib itu, akan diselamatkan.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu kuatkan iman dan sadarkan kita, bahwa dengan memandang Salib Kristus, kita akan menimbah kekuatan dan keselamatan dari padaNya. 

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar