Senin, 9 September 2019
Hari Biasa XXIII
1Kor. 5:1-8; Mzm. 5:5-6,7,12; Luk. 6:6-11.
"Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?" (Luk 6,9)
Kita pasti setuju bahwa berbuat baik, apalagi kalau berkaitan dengan keselamatan orang, tidak perlu dibatasi waktu dan tempat. Bahkan, ketika perbuatan baik itu mendatangkan risiko, tetap harus dilakukan. Itulah yang dibuat oleh Yesus. Itulah logika Tuhan. Ia senantiasa hadir dan tinggal di tengah-tengah kita untuk menolong dan menyelamatkan kita. Kapan pun dan dalam keadaan apapun, Ia selalu ada untuk kita. Dialah keselamatan dan tempat perlindungan kita. Hari ini pun, hari Senin, Tuhan Yesus hadir menyertai kita, siap menolong dan menyelamatkan kita. Pada gilirannya, kita pun diharapkan meneladan Yesus. Semoga, kapan pun kita selalu berbuat baik dan menolong orang lain, tanpa banyak pertimbangan yang berlebihan sehingga malah terlambat berbuat baik atau malah tidak berbuat sama sekali. Teladan Yesus ini menantang kita untuk senantiasa berbuat baik kapan pun situasi menuntut kita. Bahkan, jika ada banyak orang menentang kita melakukan tindakan baik itu, kita tetap melakukannya.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar