Jumat, 25 Oktober 2019
*MENGASAH KEPEKAAN BATIN*
*BACAAN*
*Rom 7:18-25a* – “Siapakah yang akan melepaskan daku dari tubuh maut ini?”
*Luk 12:54-59* – “Kamu tahu menilai gelagat bumi dan langit, tetapi mengapa tidak dapat menilai zaman ini?”
*RENUNGAN*
1.Yesus mengungkapkan kejengkelan karena para pendengar-Nya yang susah mengerti, tetapi mereka tahu akan tanda-tanda alam: kapan mau hujan, sampai kapan cuaca sangat panas seperti hari-hari ini. Hati mereka tumpul ketika berhadapan dengan Yesus, padahal Yesus adalah satu-satunya tanda dari Allah yang berada di tengah-tengah mereka. Yesus, sebagai utusan Allah, ketika menyampaikan pengajaran dan mukjizat-mukjizat, hati mereka tidak tergetar. Kita pun sama dengan mereka: tidak tergetar terhadap Firman Tuhan.
2.Orang yang hidupnya dekat dengan Allah, ia hidup berdasarkan Firman, doa yang konsisten dan tidak jemu-jemu, serta sakramen yang tidak pernah putus. Orang demikian peka terhadap kehadiran Allah. Kalau orang lain melihat peristiwa sebagai suatu kebetulan, ia melihatnya sebagai penyelenggaraan Allah. Cara pandang demikian akan memberikan rasa damai yang dalam, tidak mengeluh, tidak cemas. Ia hanya percaya, pasrah sumarah dan menerima apa yang terjadi.
3.Penyelenggaraan Allah menuntun segala sesuatu. Dibutuhkan kedalaman rohani dan ketajaman batin untuk membedakan mana kehendak Allah dan mana yang bukan. Orang-orang zaman ini menggunakan ukuran: apa yang menjadi keinginanku dan bagaimana memenuhinya, sedangkan orang-orang rohani akan melihat apa yang menjadi kehendak Allah dan cara terbaik untuk mencapainya.
🇮🇩berkat.id🇮🇩
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar