Rabu, 09 Oktober 2019

Kamis, 10 Okt 2019
Pekan Biasa XXVII
Mal. 3:13-4:2a; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Luk. 11:5-13.

"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu."

Percayakah kita bahwa doa-doa kita selalu dikabulkan oleh Tuhan? Tentu, pengabulan doa ini menurut cara dan kehendak Tuhan, bukan menurut cara dan kemauan kita. Saya sendiri yakin bahwa setiap doa kita pasti dikabulkan Tuhan dalam salah satu dari ketiga cara ini. Pertama, Tuhan langsung mengabulkan apa yang kita mohon karena apa yang kita mohon sesuai dengan kehendak-Nya. Kedua, Tuhan menunda untuk memberikan apa yang kita mohon karena kita sebenarnya belum siap dan pantas menerimanya. Ia akan memberikan pada saat kita benar-benar siap dan pantas. Hal ini seperti orangtua yang baik, yang menunda untuk membelikan motor dan SIM bagi anaknya yang masih 14 tahun dan baru akan memberikannya pada saat anaknya berusia 17 tahun. Ketiga, Tuhan seolah-olah tidak memberikan yang kita mohon sebab Ia justru memberikan yang lebih baik dari sekedar yang kita mohon. Seperti dalam dua perumpamaan yang disebut Yesus. Memang Ia tidak menyebut bahwa Bapa yang baik selalu memberi ikan atau telur pada anaknya yang meminta, tetapi pasti sang Bapa tidak akan memberinya yang lebih buruk bahkan yang dapat mencelakai anaknya, seperti ular dan kalajengking. Kalau orangtua tahu bahwa anaknya itu alergi ikan dan telur, tentu mereka tidak akan memberikan kendati anaknya meminta. Sebagai gantinya, mereka akan memberikan yang lebih baik, yang sehat dan aman untuk anaknya.

Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar