Kamis, 17 Okt 2019
Pw. St. Ignatius dr Antiokhia
Rm. 3:21-30; Mzm. 130:1-2,3-4b,4c-6; Luk. 11:47-54;
"Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi."
Saya tergerak untuk merenungkan Injil hari ini berkaitan dengan kewajiban orangtua dalam pendidikan iman anak. Para orangtua tentunya telah melewati berbagai tahap katekese dalam persiapan Komuni I, persiapan Penguatan, persiapan Perkawinan, dll. Saat menikah di gereja, mereka juga dibekali dengan Kitab Suci. Dengan demikian, mereka (diharapkan) mempunyai "kunci-kunci pengetahuan iman" yang setiap saat dapat di diberikan kepada anak-anak dalam rangka pendidikan iman mereka. Orangtua yang mengabaikan hal ini, boleh dikatakan sebagai orang-orang yang celaka dan dengan demikian juga mencelakakan anak-anaknya. Maka, jangan sampai para orangtua mengabaikan "kunci-kunci pengetahuan iman" yang telah didapatkan dalam berbagai macam katekese atau pembekalan. Jangan pula melupakan Kitab Suci yang saat menikah dulu diterima sebagai bekal. Berbahagilahan para orangtua yang mempunyai dan membagikan "kunci-kunci imannya" kepada anak-anak mereka.
====
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar