Kamis, 24 Oktober 2019
*API KRISTUS HARUS MENJADI MILIKKU*
*BACAAN*
*Rom 6:19-23* – “Sekarang kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba Allah”
*Luk 12:49-53* – “Aku datang bukannya membawa damai, melainkan pertentangan”
*RENUNGAN*
1.”Aku datang melemparkan api ke bumi, dan betapa Kudambakan agar api itu selalu menyala!” Yesus begitu merindukan sebuah lautan api ilahi berkobar dalam hati para murid-Nya. Yesus telah mengalami penderitaan baptisan yang sesungguhnya ketika mengalami penderitaan yang luar biasa di Golgota. Ia mengharapkan agar baptisan kita bukan berupa seremoni belaka, tetapi benar-benar menyerupai baptisan Yesus, menjadi cahaya suci yang memancarkan kesucian dalam hidup kita.
2.”Kamu sangka Aku datang membawa damai ke bumi? Bukan! Bukan damai, melainkan pertentangan!” Dalam diri Yesus kita mengharapkan damai seperti dinubuatkan oleh nabi Yesaya (Yes 11:6-9). Yesus menjanjikan damai ketika Kerajaan Allah terbangun di dunia ini. Dan tidak mudah mewujudkan damai Kristus, karena para murid berhadapan dengan kekuatan-kekuatan dunia yang menawarkan “kebahagiaan dan kedamaian” duniawi tanpa batas. Banyak kali kita tergiur dengan tawaran duniawi daripada tarawan damai Kristus. Kritus membawa pertentangan ketika orang tidak mau menerima pewartaan-Nya.
3.Damai yang ditawarkan Kristus tidak mungkin dibangun dengan perkelahian, kebencian, terror dan perang seperti dirancang dan dikehendaki dunia. Damai yang ditawarkan Kristus harus dibangun dengan sikap belas kasih, sopan santun, kelemah-lembutan, persaudaraan. Apakah dalam diriku sudah berkobar api Kristus?
🇮🇩MS,berkat.id🇮🇩
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar