Rabu, 02 Oktober 2019

Kamis, 3 Oktober 2019

*MEMBARUI NILAI YANG HILANG*

*BACAAN*
*Neh 8:1-4a.5-6.7b-12* – “Ezra, ahli kitab, … membuka kitab itu di depan mata seluruh umat. Pawa waktu ia membuka kitab semua orang bangkit berdiri. Lalu Ezra memuji Tuhan, Allah yang mahaagung, dan semua orang menjawab: ‘Amin! Amin’”
*Luk 10:1-12* – “Damai sejahtera bagi rumah ini”

*RENUNGAN*
1.Yesus mengutus murid-Nya berdua-dua, maksudnya agar mereka saling membantu dan kesaksian mereka bisa dipertanggungjawabkan. Tugas perutusan begitu sukar dan diibaratkan seperti seekor anak domba ke tengah-tengah serigala. Penolakan, penghinaan, perendahan, pengejaran dan penganiayaan terus saja terjadi sampai hari ini. Dalam situasi tersebut, Yesus menghendaki agar para murid-Nya memulihkan nilai-nilai yang telah hilang dalam masyarakat. Ada lima nilai yang harus dipulihkan: 1) Keramahtamahan. Mereka tunjukkan dengan tidak membawa apa pun dalam perjalanan. Mereka hanya membawa Damai Sejahtera. 2) Berbagi. Mereka tidak boleh pergi dari satu rumah ke rumah lain, dan harus terlibat aktif dalam kehidupan mereka dan bekerja bersama mereka. 3) Membangun komunio di sekitar meja makan. Makan bersama mereka menjadi keharusan, dan makan apa yang disajikan. Jadi nilai yang ditanamkan adalah kebersamaan. 4) Menerima mereka yang bukan anggota atau kelompoknya dengan menyembuhkan orang-orang sakit, penderita kusta, dan mereka yang kerasukan setan. 5) Para murid harus menyerukan: “Kerajaan Allah sudah dekat padamu.”

2.Kelima nilai tersebut tidak mungkin dibuat oleh murid-murid orang Parisi, karena bagi orang Parisi, mereka yang bukan kelompoknya adalah najis.

3.Dengan baptisan yang kita terima, kita juga mendapat perutusan untuk membarui lima nilai tersebut di dalam keluarga, lingkungan kerja, dan komunitas kita.
🇮🇩MS🇮🇩

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar