Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 17 Oktober 2019
Bacaan: 1 Petrus 2:18
"Hai kamu, hamba-hamba, tunduklah dengan penuh ketakutan kepada tuanmu, bukan saja kepada yang baik dan peramah, tetapi juga kepada yang bengis."
Renungan:
Suzuki Violin School memiliki cara unik melatih murid-muridnya bermain violin. Pelajaran pertama yang diberikan kepada anak-anak usia 2-4 tahun adalah latihan berdiri dengan benar. Setelah mereka terlatih, mereka diajarkan untuk membungkukkan badan. Tujuannya, kalau anak-anak hanya main biola dan selesai, orang bisa lupa untuk menunjukkan rasa hormatnya. Namun, jika anak-anak membungkukkan badan, para penonton akan bertepuk tangan. Tepuk tangan inilah yang akan memotivasi anak memberikan yang terbaik dan percaya diri.
Jangan pernah anggap remeh memberi hormat pada orang lain. Menunjukkan sikap hormat kepada atasan, rekan kerja dan relasi yang kita temui dalam keseharian adalah salah satu langkah mencapai prestasi terbaik. Rasa hormat pun tidak hanya ditujukan kepada orang-orang tertentu, customer berduit, konsumen yang berpakaian menarik, pelanggan yang kaya atau kepada pemimpin yang saleh saja. Namun Tuhan mau kita memberikannya kepada semua orang. Lihatlah Samuel. Ia sangat menghargai dan tunduk pada perkataan Imam Eli meskipun ia tahu benar bagaimana kelakuan anak-anaknya. Sebagai imam dan kepala rumah tangga, Eli tidak punya wibawa di depan anak-anaknya yang buruk kelakuannya. Namun demikian, hal itu tidak menjadi alasan bagi Samuel muda untuk bersikap kurang ajar. Ia menaruh hormat pada Imam Eli karena Tuhan. Sebab dia melayani Tuhan bukan manusia. Pada akhirnya, sikapnya itu membuat Allah begitu mengasihinya, bahkan di kemudian hari Tuhan mengangkat anak muda itu menjadi nabi besar.
Apakah hari-hari ini tanpa sadar kita memilih-milih orang untuk kita hormati? Ketahuilah, cara kita menghormati semua orang menunjukkan siapa kita yang sebenarnya. Berdoalah agar kita diberi kerelaan untuk menaruh hormat kepada siapapun juga walaupun mereka tak pantas menerimanya, karena kita melakukannya untuk Tuhan. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, berilah aku hati yang rela untuk memberikan hormat kepada siapapun juga termasuk mereka yang ku anggap tidak bisa memberi contoh hidup yang baik. Ajarilah aku melakukan semuanya hanya untuk kemuliaan namaMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar