Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 24 Oktober 2019
Bacaan: Matius 13:55 "Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?"
Renungan:
William Carey adalah seorang hamba Tuhan dari Inggris. Suatu ketika di sebuah pertemuan ada seorang yang tidak suka dengannya dan bermaksud mempermalukannya. Ia sengaja bertanya dengan suara keras, "Tuan Carey, bukankah dulu anda adalah seorang pembuat sepatu?" Tanpa ada rasa gugup atau malu sedikitpun, Carey menjawab, "Tidak tuan. Bukan pembuat sepatu. Dulu saya hanya tukang di sebuah bengkel sepatu."
Kebanyakan orang akan mengambil sikap yang sama sekali berbeda dengan William Carey. Biasanya kita akan menutupi masa lalu kita yang buruk. Barangkali, kita tidak mau orang lain tahu, dulu kita berasal dari keluarga tidak mampu, broken home, pernah dilecehkan, pernah terlibat utang atau obat-obat terlarang. Tapi sebelum kita terus menutupi kebenaran, lihatlah kehidupan Yesus. Ia berasal dari keluarga yang sederhana. Itu terbukti ketika ia masih bayi dan dibawa ke rumah Allah, orang tuanya hanya mampu mempersembahkan sepasang burung tekukur. Tetangganya pernah merendahkannya dengan berkata, "Ia hanya anak tukang kayu." Nenek moyangnya pun ada yang terbilang bukan orang baik-baik. Yakup tukang tipu, Rahab seorang pelacur. Daud pribadi yang satu hari bisa kuat berperang untuk Allah, hari berikutnya bisa lemah, takluk pada wanita. Bila kita menyebutkan satu persatu generasi di atasnya, maka daftar kejelekan mereka tidak akan ada habisnya. Tapi apakah Yesus malu dan menghapus namaNya dari silsilah keluargaNya? Tidak!
Ketahuilah setiap orang punya masa lalu yang kelam. Tugas kita bukan untuk menutupinya, tapi bagaimana menang atasnya. Waktu itu terjadi, masa lalu yang negatif pun tidak bisa menyakiti kita lagi. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, kuserahkan masa laluku yang kelam ke dalam tanganMu. Lepaskan ketakutan dan kekuatiranku akan masa laluku tersebut dan yakinkanlah aku bahwa melalui masa laluku itu Engkau telah mengubah aku menjadi pribadi yang penuh berkat dan memberkati. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar