Selasa, 08 Oktober 2019

Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 9 Oktober 2019

Bacaan: Kejadian 13:10 "Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. — Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora."

Renungan:
  Terence Fox adalah presiden di sebuah perusahaan minuman beralkohol di Amerika. Ketika usianya menginjak 15 tahun, ia berambisi menjadi orang kaya pada usia 30 tahun. Maka untuk mewujudkan mimpinya, pada umur 20 tahun ia berhenti dari kuliahnya dan bekerja di Wall Street. Enam tahun yang  dihabiskannya di tempat itu, membuat Fox tahu bahwa tidak ada tempat yang lebih baik untuk memeroleh banyak uang secara legal selain di perusahaan itu. Semangat Fox dalam menghasilkan pundi-pundi uang pun makin menggila. Namun apa yang terjadi? Belakangan ia mengaku, "Pernikahan saya goyah. Saya tidak pernah pulang. Saya terus bepergian dari satu pabrik ke pabrik lainnya. Dan pada banyak Sabtu malam, saya habiskan untuk makan malam sendirian di sebuah bandara. Suatu ketika, saat saya berada seorang diri di satu tempat, saya berkata pada diri sendiri, 'Kamu ada di sini karena kamu memilih untuk begini."'
  Jika kita menelusuri kisah Lot, kita akan menemui bahwa perjalanan hidupnya cukup tragis. Saat Allah memutuskan menghukum kota Sodom dan Gomora dengan hujan belerang, Lot terpaksa harus pergi dari sana. Lalu di tengah jalan, ia kehilangan istrinya yang berubah menjadi tiang garam. Kemudian tanpa sepengetahuannya, kedua anak perempuannya bersetubuh dengan dirinya. Maka lahirnya Moab dan Amon, dua bangsa besar yang pada akhirnya terus menerus menjadi musuh bangsa Israel. Mengapa bisa terjadi demikian? Itu terjadi karena dulu, saat ia disuruh oleh Abraham untuk memilih tempat tinggal, ia memilih Lembah Yordan, daerah yang dikatakan seperti taman Tuhan, padahal penduduknya adalah orang-orang yang tidak takut akan Allah.
  Terence Fox pada akhirnya mengalami kesepian karena hal itu adalah hasil dari pilihannya sendiri. Begitu juga dengan Lot, dia kehilangan banyak hal berharga karena salah memilih. Jadi, pastikan kita memutuskan segala sesuatunya dengan bijak dan dengan doa, bukan sekedar melihat dari penampilan luarnya yang menggiurkan. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, berilah aku hikmatMu untuk memilih sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan, usaha, teman hidup dan masa depanku, agar aku tidak salah dalam melangkah. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar