Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 22 Oktober 2019
Bacaan: Ayub 1:3
"Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur."
Renungan:
Ada seorang pedagang yang membuka kiosnya di sebuah pasar. Dagangannya cukup laris dan mendatangkan banyak keuntungan. Satu hari, ia berbelanja sembako sampai ratusan juta untuk stok. Siang hari ia menimbun barang dagangan, malam harinya pasar kebakaran. Ratusan kios ludes terbakar termasuk kiosnya. Pedagang itu stres berat, modalnya senilai satu milyar lebih ludes dalam hitungan jam.
Peristiwa tak terduga bisa terjadi kapan saja. Orang yang terlihat sehat dan kuat, bisa tiba-tiba cacat karena kecelakaan atau bahkan meninggal secara mendadak. Orang yang kaya raya bisa tiba-tiba miskin karena bencana alam. Orang yang punya bisnis mapan, bisa tiba-tiba bangkrut karena ditipu. Kisah Ayub adalah salah satu contoh yang nyata bahwa apa yang kita punya dalam sekejab bisa lenyap. Ayub yang tadinya memiliki ribuan ekor ternak, 10 orang anak, pekerjaan yang diberkati Tuhan, bahkan dijuluki orang terkaya di daerahnya, namun tiba-tiba saja dalam hari yang sama segalanya hilang. Api turun dari langit membakar habis ternak-ternaknya, sementara ternak yang lain dirampas musuh. Lalu 10 orang anaknya tewas ditimpa rumah yang rubuh. Tubuhnya menderita penyakit yang parah dan istrinya bersikap buruk terhadapnya.
Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi satu menit kemudian. Oleh karena itu sudah seharusnya kita bersyukur untuk segala harta, keluarga, dan pekerjaan yang saat ini kita punya. Berhentilah membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Lalu tetap jaga hati kita agar senantiasa terpaut pada Allah dan bukan pada harta. Sebab Allahlah yang memampukan kita untuk berusaha. Tanpa Dia kita tidak bisa meraih apa-apa. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, aku bersyukur atas berkat jasmani yang aku miliki saat ini, juga atas keluarga dan pekerjaan yang Kau berikan padaku. Berkatilah semuanya agar boleh menjadi berkat juga untuk orang-orang di sekitarku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar