Kencan Dengan Tuhan
Senin, 21 Oktober 2019
Bacaan: Amsal 21:20 "Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya."
Renungan:
Clark Howard menjadi milyuner karena kepandaiannya mengatur keuangan. Ia punya prinsip 'belanja lebih sedikit, menabung lebih banyak.' Setelah lulus sekolah ia mendapat hadiah dari kakeknya sebanyak 17 ribu dolar. Uang itu ia investasikan di bursa saham dan real estate. Umur 31 tahun Howard pensiun dari bisnisnya dengan memiliki lebih dari 2 juta dolar. Ia lalu banyak memberi ceramah dan memiliki siaran radio sendiri dengan pendapatan mencapai jutaan dolar per tahun.
Firman Tuhan berkata harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak. Sudahkah kita bijak atau asal-asalan memakai berkatNya? Berapa banyak hari ini karyawan mengeluh gajinya kurang, padahal sebetulnya cukup? Berapa banyak karyawan terlilit hutang sana sini karena main gesek kartu kredit? Berapa banyak perusahaan gulung tikar karena sebetulnya manajemennya yang tidak benar? Dan semuanya itu bersumber karena kurang bijak atau tidak meminta hikmat Tuhan dalam mengelola aset yang Tuhan percayakan. Yusuf adalah orang yang mengerti dan paham benar bagaimana mengelola segala kelimpahan agar bisa dipakai pada masa-masa kelaparan dan kesukaran. Dia menyuruh penilik-penilik negeri mengumpulkan atau menabung seperlima gandum dari dari hasil panen selama 7 tahun (Kej 41-34), sehingga saat kelaparan melanda, negeri itu tidak binasa.
Percayalah, hikmat yang Allah berikan pada Yusuf, juga telah Allah berikan kepada kita. Jadi seharusnya kita bisa mengatur keuangan dengan baik. Pengetahuan tentang menyimpan berkat dan bahaya hidup boros sudah Tuhan ajarkan. Jadi jangan salahkan Tuhan jika kita tidak mengalami kelimpahan. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk dapat mengatur keuanganku, sehingga penghasilanku dapat mencukupi kebutuhan hidupku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar