Rabu, 30 Oktober 2019

Pernik-Pernik Iman dan Devosi Kepada Santa Perawan Maria (30)

Pengantar

Satu kebenaran hakiki yang harus diakui oleh semua orang Kristen adalah "MARIA MEMANG BUKAN TUHAN TAPI DIA ADALAH BUNDA TUHAN. "Alasanya, kita semua percaya bahwa "YESUS ADALAH TUHAN DAN MARIA ADALAH BUNDA YESUS."

Maria, Engkau Bukan Bundaku, Tapi Yesus Putramu adalah Tuhanku

Kata-kata di atas bisa kita temukan dalam penghayatan sebagian besar orang Kristen di luar Gereja Katolik. Bagi mereka, Maria adalah penghalang atau tidak layak mendapatkan penghormatan yang besar seperti yang diperbuat oleh orang-orang Katolik terhadapnya lewat devosi-devosi yang ada dalam praktek iman orang Katolik.

Bagaimana menghadapi tuduhan seperti di atas?
Dalam sebuah pesan singkat  bergambar Yesus dan Maria, Bunda-Nya tertulis, "Jangan mengira bahwa pujianmu kepada Yesus berkenan kepada-Nya jika engkau memandang rendah Maria, ibu-Nya." Ini berarti bahwa sebagai orang Kristen, Maria harus dihormati lebih dari siapa pun nabi atau murid Kristus di dunia maupun akhirat. Mengapa, karena kita semua yang lain mewartakan Yesus melalui mulut kita, tapi Maria mengandung dan mewartakan Yesus dari dalam rahim keibuannya. Atas alasan inilah Paus Fransiskus menegaskan, "Jika ada orang Kristen yang tidak menerima Maria sebagai ibu rohaninya maka ia adalah anak yatim piatu."

Penegasan Paus Fransiskus di atas tentunya memiliki dasar biblis yang kuat yakni perintah Yesus sendiri kepada Yohanes, murid-Nya dari tiang gantungan, "Inilah ibumu!" ( Yoh. 19 : 27 ). Perintah ini diberikan kepada Yohanes, yang mewakili semua murid atau pengikut-Nya dengan keharusan untuk menjadikan Maria sebagai ibu mereka. Dengan kata lain, tidak mungkin Anda menyebut diri pengikut Kristus tapi menolak Maria sebagai ibumu. Jika itu yang Anda perbuat maka Anda tidak layak disebut orang Kristen atau pengikut Kristus.

Karena itu, bersyukurlah kita sekalian yang menghormati Maria dan menjadikannya sebagai ibu rohani kita karena memang itulah yang dikehendaki Yesus Putranya, yang adalah Juruselamat kita.

Ingatlah akan pesan St. Maximilianus Kolbe, " Jangan takut mencintai Maria, karena sebesar apa pun cintamu padanya tidak sebanding dengan cinta Yesus kepadanya sebagai putra Maria."

Akhirnya, ingatlah pesan Scott Hahn, penulis buku terlaris, "Rome Sweet Home, "Jangan pernah malu dilihat orang bersama Bundamu, Maria."
Ditulis oleh : Rinnong - Duc in Altum

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar