*Pernik-Pernik Iman dan Devosi Kepada Santa Perawan Maria (7)*
*Pengantar*
Satu kebenaran hakiki yang harus diakui oleh semua orang Kristen adalah " *MARIA MEMANG BUKAN TUHAN TAPI DIA ADALAH BUNDA TUHAN.* "Alasanya, kita semua percaya bahwa " *YESUS ADALAH TUHAN DAN MARIA ADALAH BUNDA YESUS* ."
Penjelasan berikut _dicopy-paste_ dari penjelasan Stefanus dan Ingrid di Katolisitas.org
*Sekali lagi kesalahpahaman tentang Bunda Maria*
*Pertanyaan* :
Semua manusia yang pernah lahir ke dunia (kecuali YESUS KRISTUS) semuanya telah berdosa, termasuk Maria.
*Jawaban* :
Semua manusia yang pernah lahir ke dunia (kecuali YESUS KRISTUS) semuanya telah berdosa, termasuk Maria.
Mungkin Anda menyatakan demikian, karena melihat ayat Rom 3:23, “ *Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah* ”. Tetapi ternyata toh Anda membuat pengecualian sendiri dengan memberikan tambahan di dalam kurung (kecuali Yesus Kristus), karena kita tahu Yesus Kristus tidak berdosa. Artinya memang Andapun menyadari bahwa ayat ini tidak harus dimengerti secara mutlak.
Sebelum Rom 3:23, di ayat 9 dan 10 Rasul Paulus mengatakan, “mereka semua ada di bawah kuasa dosa, seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.” Sebenarnya di sini Rasul Paulus mengutip Mazmur 14, khususnya ayat 3, “Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat; tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.” Mazmur 14 ini ditulis Raja Daud yang menyampaikan ratapannya tentang besarnya pemberontakan bangsa Israel. Sebab musuh Raja Daud pada saat Mazmur itu ditulis, tidak lagi hanya bangsa-bangsa non Yahudi, tetapi bangsa Yahudi itu sendiri, bahkan orang terdekat dan anggota keluarganya sendiri, Saul dan Absolom. Maka Raja Daud menggunakan kata “semua” adalah dalam konteks menyatakan semua golongan, baik Yahudi maupun non Yahudi dan bukannya bermaksud untuk menyatakan semua orang.
Kita ketahui demikian, karena segera sesudah menyebutkan “semua orang melakukan kejahatan”, Raja Daud menyebutkan “umat-Ku” (ay. 4) dan “angkatan yang benar” (ay.5). Kalau semua orang (dalam arti setiap orang tanpa kecuali) adalah jahat seperti yang disebutkan pada ayat 3 tersebut, siapa yang disebut Raja Daud sebagai “angkatan yang benar” tersebut? Sama konteksnya dengan perkataan Raja Daud, Rasul Paulus juga mengatakan “semua” dalam ayat Rom 3:23 dalam arti semua golongan telah berdosa terhadap Tuhan, tidak hanya orang-orang non-Yahudi, namun orang Yahudi juga.
Jadi yang ingin disampaikan di sini adalah, tidak adanya beda antara orang yang bersunat dan tidak bersunat, kedua kelompok itu mempunyai dosa- dosa yang dilakukan oleh pribadi- pribadi di dalamnya, dan keduanya memerlukan kasih karunia Allah untuk dibenarkan di dalam iman akan Yesus Kristus. Perikop ini tidak bermaksud untuk menyatakan bahwa “semua orang telah berbuat dosa” dalam arti mutlak. Sebab Yesus adalah perkecualiannya, dan anak- anak yang di bawah umur (under the age of reason) juga demikian.
Gereja Katolik mengajarkan bahwa Bunda Maria juga termasuk kekecualian dalam hal ini. Dasarnya mengapa Gereja Katolik mengajarkan demikian, tertulis dalam artikel Bunda Maria dikandung tanpa noda, mungkinkah? Dengan prinsip ajaran Gereja Katolik ini maka tidak benar pendapat Anda yang mengatakan, Maria itu menjadi suci HANYA ketika ROH KUDUS menaungi dia guna mengandung bayi KRISTUS, dan berakhir kesuciannya setelah KRISTUS dilahirkan. Kalau Anda perhatikan, ayat Alkitab tidak mengatakan demikian. Maria telah dipenuhi rahmat Allah (lih. Luk 1:28, Hail, full of grace!) sebelum malaikat itu mengatakan bahwa Roh Kudus akan turun atasnya sehingga dapat mengandung seorang anak tanpa campur tangan manusia (lih. Luk 1:35).
.... _bersambung_ ...
Diposting kembali oleh : *Rinnong - Duc in Altum*
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar