Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Jumat,_ *11 Oktober 2019*
YL 1;13-15; 2:1-2
Mzm 9:2-3,6,16,8-9
Luk 11:15-26
*MARI BERSATU HATI*
_Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh. -- Luk 11:17_
Dalam mempelajari Sejarah Kerajaan Kristen terbesar dan terlama di dunia, Kerajaan Bizantin, saya menemukan betapa tidak solidnya kesatuan dalam kerajaan. Antara petinggi gereja dengan kekaisaran atau dalam keluarga kaisar sendiri. Bahkan sering terjadi permainan politik yang mengakibatkan melemahnya kesatuan Kerajaan Bizantin.
Perpecahan Gereja Barat dan Timur juga sedikit banyak ikut andil dalam jatuhnya kerajaan ini. Andai saja Gereja Barat dan Timur masih tetap solid dan kuat, mungkin kisah sejarahnya akan berbeda.
Di zaman sekarang, hal serupa juga banyak terjadi. Dalam komunitas misalnya, karena ketidaksatuan visi atau perbedaan cara sering mengakibatkan komunitas menjadi tidak solid. Mungkin setelah bertahan jatuh bangun selama bertahun-tahun, tetapi kemudian menjadi _vacuum._ Hal ini saya temukan banyak terjadi di antara komunitas Katolik Indonesia di luar negeri. Ketika satu atau beberapa orang yang aktif pindah, komunitas menjadi lesu dan _vacuum._
Dalam rumah tanggapun bisa terjadi. Kita harus berjalan bersama. Masalah nilai keluarga, sekolah anak, pembagian tugas rumah tangga, dari sebagainya. Bila tak ada kesatuan hati dan visi, rumah tangga pasti akan mengalami pergumulan.
Marilah kita mengusahakan persatuan dalam rumah tangga, komunitas, dan gereja. Dengan demikian kita menjadi kuat saling suportif, dan saling menolong ketika ada yang membutuhkan. (Aw)
_Apakah saya sudah mengusahakan persatuan hati dalam keluarga dan tempat saya beraktivitas?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar