Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Kamis,_ *17 Oktober 2019*
*St. Ignasius dr Antiokhia*
Rm 3:21-30
Mzm 130:1-6
Luk 11:47-54
*IMAN = DIBAPTIS + DIUTUS*
_Karena kami yakin bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat. -- Rm 3:28_
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Saya beriman kepada Yesus, sekalipun saya tidak pernah melihat-Nya. Saya mendengar tentang Yesus dari teman, buku rohani, televisi dan radio. Saya percaya Ia ada. Saya percaya Ia baik. Saya percaya Ia Maha Kuasa. Oleh karena itu saya memberi diri dibaptis. Dan saya dibaptis pada usia 21 tahun.
Baptisan tidak serta-merta membuat saya menjadi kudus dan pasti masuk surga saat meninggal nanti. Rahmat baptisan harus dipelihara dan mengandung konsekuensi misi. Misi umat beriman adalah membawa jiwa-jiwa percaya kepada Kristus.
Ada banyak cara yang dapat kita lakukan agar orang percaya kepada Kristus, namun ada dua hal yang perlu diingat:
a. Melakukannya dengan cinta kasih dan sopan.
b. Membiarkan Roh Kudus berkarya dan melanjutkan apa yang sudah kita "tanam".
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memberitakan Kabar Baik, seperti melakukan bakti sosial, menjenguk orang sakit, menolong teman yang sedang kesulitan, atau mendengarkan keluhan teman. Namun semua itu perlu diawali dengan doa. Mintalah agar Roh Kudus menjamah orang-orang tersebut, menyentuh hati mereka, dan mereka mengalami kasih Tuhan secara pribadi. Doakan agar mereka mau mengenal Tuhan lebih dalam dan akhirnya menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi mereka. (Yo)
_Sudahkah saya melakukan tugas perutusan saya?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar