Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Minggu,_ *06 Oktober 2019*
*Hari Minggu Biasa XXVII*
Hab 1:2-3; 2:2-4
Mzm 95:1-2,6-9
2Tim 1:6-8,13-14
Luk 17:5-10
*HARUS RENDAH HATI*
_Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna, kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan. -- Luk 17:10_
Sudah dua puluh tahun lebih saya bergabung dalam komunitas persekutuan doa. Bukan hal mudah untuk tetap setia selama itu dalam komunitas. Selama itupun saya terlibat dalam pelayanan. Banyak yang saya dapatkan dari pengalaman melayani selama ini.
Sejujurnya, dulu saya orang yang egois, karena latar belakang saya pernah menjadi anak tunggal. Saya tidak suka bekerja dalam tim dan lebih suka mengerjakan segala sesuatunya sendiri. Saya selalu menganggap hasil karya saya lebih bagus dibanding teman-teman yang lain. Saya juga bukan pribadi yang mau menerima teguran apabila saya salah. Juga bukan pribadi yang mau menerima masukan dari orang lain. Semua itu adalah kesombongan saya.
Seiring berjalannya waktu, perlahan tetapi pasti, Tuhan mengubah karakter saya yang kurang baik. Saya belajar menerima teguran dari teman-teman apabila saya salah. Saya belajar menerima setiap masukan dari pelayanan yang saya lakukan. Bahkan sekarang saya sedang belajar untuk menjadi seorang pewarta.
Baru-baru ini saya juga belajar menjadi pengajar Seminar Hidup Dalam Roh. Beberapa senior mengevaluasi saya. Justru sekarang saya paling suka kalau tiba waktunya saya dieveluasi, karena dari situ saya bisa belajar rendah hati menjadi seorang pelayan. Terkadang orang yang sudah pelayanan bertahun-tahun pintar mengevaluasi atau memberi teguran kepada orang lain, tetapi dirinya sendiri tidak mau menerima teguran dan dievaluasi. Inilah yang menghambat kita menjadi seorang pelayan.
Kita ini hanyalah alatnya Tuhan. Marilah kita bersama-sama belajar untuk menjadi seorang pelayan yang rendah hati. *Bersama Yesus, kita pasti bisa!* (Ar)
_Apakah saya adalah pribadi yang rendah hati?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar