Sabtu, 12 Oktober 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Minggu,_ *13 Oktober 2019*

*Hari Minggu Biasa XXVIII*

2Raj 5:14-17
Mzm 96:1-4
2Tim 2:8-13
Luk 17:11-19

*MENYEMBUNYIKAN KEBERUNTUNGAN*

_Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?  -- Luk 17:17-18_

Banyak dari kita yang sering mengeluh atas kehidupan ini. Mengeluhkan kemalangan yang dialami, mengeluhkan ketidaksuksesan hidup, mengeluhkan karena rasa iri terhadap sesama. Dari keluhan-keluhan tersebut, sebenarnya berharap mendapatkan perhatian dan uluran tangan atas ketidakmujuran hidupnya.

Hidup selalu pesimis, penuh dengan umpatan dan kemarahan atas segala sesuatu yang tidak berjalan sesuai keinginan. Sikap mengasihani diri sendiri dan baru merasa bahagia jika menerima pemberian orang lain akan semakin merusak citra diri dan rupa Allah dalam diri kita.

Tetapi bagaimana jika keadaan bertolak belakang, dimana kita mendapatkan rejeki yang tidak terduga? Ketika kita mengalami kenaikan gaji atau mendapatkan bonus yang berlipat atau mendapatkan keuntungan dari proyek yang kita kelola, apakah kita berusaha menyembunyikan rapat-rapat keberuntungan tersebut? Relakah kita jika harus berbagi dengan yang lain?

Injil hari ini mengajarkan kita untuk tidak memiliki karakter seperti itu. Jikalau karakter buruk itu sudah mendarah daging, kita harus berusaha untuk belajar dan senantiasa memperingatkan diri kita bahwa Tuhanlah yang empunya segalanya. Melalui Yesus pada masanya, ia sanggup memulihkan dan menyembuhkan orang dari sakit-penyakit, tetapi Ia tidak memerlukan pujian dan ucapan terima kasih. Namun, Yesus sangat menyayangkan dan mempertanyakan rasa bersyukur orang-orang yang telah diberkati Allah. (Md)

_Apakah saya termasuk kurang bersyukur?_
_Apakah saya membutuhkan perhatian dari orang lain untuk merasa bahagia?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar