Jumat, 25 Oktober 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Sabtu,_ *26 Oktober 2019*

Rm 8:1-11
Mzm 24:1-6
Luk 13:1-9

*BANYAK SEKALIIII..*

_Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu.  -- Roma 8:9_

Beberapa bulan lalu, saya ditugaskan menjadi pengajar dalam Seminar Hidup Dalam Roh. Saya memilih sesi ketujuh "Diubah menjadi serupa dengan Kristus".

Dua minggu sebelum pelayanan ini, saya bergumul dengan sepuluh orang sekaligus yang membuat saya merasa kesal. Setiap doa pagi dan malam, saya pasti menangis karena saya merasa tidak mudah untuk mengampuni mereka. Seolah kebaikan yang saya lakukan kepada mereka selama ini dibalas dengan kejahatan. Tidak cukup sampai disitu, beberapa hari kemudian, bertambah lima orang yang membuat saya kesal.

Kondisi itu membuat saya berpikir, ketika saya hanya menjadi peserta seminar tersebut, Tuhan hanya mengirimkan satu atau dua orang yang mengesalkan. Tetapi saat saya dipercaya menjadi pengajar, tidak tanggung-tanggung dalam waktu bersamaan lima belas orang seolah mengeroyok dan membuat saya kesal.

Rasanya sudah tidak tertahankan dan yang bisa saya lakukan hanyalah menangis dan menangis. Hingga dalam satu doa pagi, Tuhan menegur saya lewat peristiwa penyaliban. Tuhan mengatakan, "Aku tetap mengasihi Petrus yang telah menyangkal-Ku, dan Aku tetap mengasihi mereka semua yang telah menyalibkan-Ku." Tidak ada pilihan lain, saya harus mengampuni lima belas orang yang telah menyakiti saya.

Tuhan senantiasa menegur agar kita hidup di dalam Roh. Ketika kita hidup dalam Roh, maka kita akan memikirkan hal-hal yang dari Roh. Mari kita belajar untuk selalu hidup dalam Roh, agar kita dapat menjadi berkat di manapun kita berada. (Ar)

_Apakah saya hidup di dalam Roh?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar