Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Selasa,_ *29 Oktober 2019*
Rm 8:18-25
Mzm 126:1-6
Luk 13:18-21
*AWAL KERAJAAN ALLAH*
_Seumpama apakah hal Kerajaan Allah...? -- Luk 13:18_
Sejak zaman Yesus, Kerajaan Allah dinyatakan dengan cara sederhana. Sangat jarang Allah mendemonstrasikan kekuatan-Nya besar-besaran agar banyak orang mengenal-Nya dan bertobat.
Yang saya ingat hanya sekali Yesus membiarkan diri-Nya berada dalam gerakan besar yang mengelu-elukan diri-Nya. Saat itu banyak yang berteriak, "Hosana....Hosana..." Namun sekalipun demikian, Yesus tetap dalam kesederhanaan-Nya. Ia tidak menaiki seekor kuda perang yang gagah, namun memilih menunggangi seekor keledai yang dikenal sebagai hewan yang lamban dan dungu. Itulah cara Allah kita, sederhana dan biasa.
Injil hari ini, Yesus menyatakan perumpamaan tentang Kerajaan Allah. Sekali lagi Yesus mengumpamakan bahwa Kerajaan Allah itu berasal dari benih yang kecil. Tetapi ketika bertumbuh, akan menjadi besar dan menjadi sarang bagi burung-burung. Perumpamaan ini menceritakan tentang hal kecil yang memiliki arti besar. Agar menjadi pohon yang besar dimana burung-burung bersarang membutuhkan kesetiaan dalam pertumbuhan rohani dan karakter kita sebagai anak Allah.
Jangan putus asa. Tidak perlu menunggu suatu kegiatan kebangunan rohani yang besar untuk mengalami Kerajaan Allah, karena Kerajaan Allah berawal dari hal sederhana dan biasa yang membutuhkan kesetiaan. (Al)
_Apakah saya setia untuk terus bertumbuh dalam iman?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar