SABDA KASIH:
Jadikanlah Hati Kita Sebagai Kediaman Tuhan!
Jumat, 11 Oktober 2019
Lukas 11:15-26
“Barangsiapa tidak bersama Aku, ia melawan Daku, dan barangsiapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia menceraiberaikan.”
Pernahkah hati Anda merasa damai? Puji Tuhan, kalau hati Kita merasa damai saat ini. Itu bisa berarti kalau kita mempunyai “positive thinking” atau hati kita menjadi kediaman Tuhan. Namun tidak jarang, ada orang yang kerap merasa tidak damai dalam hidupnya. Karena ketidakdamaian ini, dia meluapkannya dengan cara yang salah. Seperti misal, dia marah tanpa alasan yang jelas, suka iri hari dengan tetangga yang berbuat baik dan masih banyak perbuatan negatif lainnya.
Pada bacaan injil hari ini, kita merenungkan pengaruh Roh Tuhan dan Roh Jahat. Roh Tuhan membawa penyembuhan dan persatuan. Roh jahat melukai jiwa kita dan membawa perpecahan di antara kita. Pertanyaannya, Roh apakah yang tinggal di dalam diri kita saat ini? Kalau kita didiami Roh Tuhan, hati kita menjadi damai. Kita memiliki “postive thinking” pada segala sesuatu yang kita hadapi. Tetapi kalau roh jahat berdiam di dalam diri kita, hati kita tidak tenang. Atau seperti gambaran injil hari ini, hati yang tandus itu disebabkan oleh keberadaan dan pengaruh roh jahat.
Saudara/I, tentunya kita ingin agar hati kita begitu damai. Kalau kita ingin agar hati kita damai, kita mesti menjadikan hati kita sebagai kediaman Tuhan. (*saotilayad)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar