Selasa, 15 Oktober 2019

SABDA KASIH: Kita Butuh Kesaksian Hidup
Rabu, 16 Oktober 2019
Lukas 11:42-46

Tetapi Yesus berkata lagi, “Celakalah kalian juga, hai ahli-ahli taurat, sebab kalian meletakkan beban yang tidak terpikul pada orang, tetapi kalian sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jari pun.”

“Suka mengatur.” Mungkin kita pernah berjumpa dengan orang tipe seperti itu. Atau mungkin kita juga adalah tipe suka mengatur. Tipe suka mengatur ini hadir saat dia cenderung mengatur dan mengontrol kegiatan tertentu tanpa melibatkan pendapat orang lain. Segala sesuatunya mesti berjalan menurut idenya. Ada pula orang yang bertipe suka mengatur tetapi tidak ambil bagian dalam apa yang diperintahkannya. Dia hanya pandai di mulut tetapi lemah dalam aksi.

Pada bacaan injil hari ini, Tuhan Yesus mengecam kaum Farisi yang membuat aturan tetapi hal itu hanya membebankan orang lain. Mereka suka mengatur hidup orang lain tetapi tidak terlibat untuk melakukan hal yang sama. Jadinya, apa yang mereka lakukan hanya membebankan orang lain. Sikap mengatur ini tidak sejalan dengan semangat injil. Semangat injil menekankan kesaksian hidup. Kita memberi contoh hidup yang positif. Saat orang melihat cara hidup kita itu, mereka akan bisa mengambil hikmahnya dan mengikuti apa yang kita lakukan itu.

Saudara/I, Marilah kita menjadi pribadi yang bukan mengatur tetapi pribadi yang memberi contoh dan kesaksian hidup yang nyata. (*saotilayad*)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar