Senin, 28 Oktober 2019

Selasa, 29 Okt 2019
Pekan Biasa XXX
Rm. 8:18-25; Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6; Luk. 13:18-21.

Injil hari ini berbicara mengenai dua perumpaan tentang Kerajaan Allah. Perumpamaan pertama: Kerajaan Allah itu seperti "biji sesawi yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya." Di sini, kita melihat adanya pertumbuhan. Pertumbuhan dari biji kecil yang ditaburkan di kebun, kemudian tumbuh menjadi pohon sehingga dapat menjadi tempat bersarangnya burung-burung. Kalau dikaitkan dengan perumapaan tengan penabur, tentu saja jenis tanah yang ada dalam kebun tersebut adalah tanah yang baik.
Demikian pula Kerajaan Allah juga mengalami pertumbuhan. Di dalam kebun hati kita masing-masing, Tuhan telah menaburkan benih Kerajaan Allah. Apakah tanah yang ada di dalam hati kita termasuk tanah yang subur sehingga benih Kerajaan Allah itu bertumbuh menjadi pohon yang besar? Atau malah kerdil, bahkan mati karena hati kita penuh dengan bebatuan dan semak duri?
Marilah kita mohon kepada Tuhan agar dengan pertolongan rahmat-Nya, hati kita menjadi kebun yang bertanah subur untuk tumbuh dan berkembangnya benih Kerajaan Allah yang telah Tuhan taburkan. Dengan demikian, hidup kita menjadi semakin bermanfaat karena memberikan keteduhan bagi sesama, seperti halnya pohon sesawi yang menjadi tempat bersarang burung-burung di udara.

--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar