Kamis, 228 Nov 2019
Pekan Biasa XXXIII
Dan. 6:12-28; MT Dan. 3:68,69,70,71,72,73,74; Luk. 21:20-28.
"Bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat." - Luk 21,28
Kembali kita mendengarkan Injil yang berbicara tentang kejadian-kejadian mengerikan di akhir zaman. Sebagian dari apa yang dikatakan Yesus tersebut, mungkin dekat dengan kita, kendati mungkin kita tidak mengalaminya secara langsung: peperangan, ketidakadilan, penindasan, dan terorisme. Namun, pesan pada akhir bacaan Injil, rasanya lebih dari cukup menjadi pedoman bagi kita sebagai orang beriman. "Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat." Dalam kondisi apa pun, baik dalam suka maupun duka, baik dalam kemujuran maupun dalam derita, baik dalam keberhasilan maupun dalam kegagalan, baik saat sehat maupun sakit, Tuhan selalu dekat dengan kita. Dekatnya Tuhan dengan kita tidak selalu bermakna temporal (secara waktu) dan spazial (secara jarak), tetapi lebih-lebih relasional. Tuhan mengasihi kita, maka Ia selalu dekat dengan kita, tidak pernah jauh dari kita. Ia tidak pernah meninggalkan kita. Dari pihak kita dibutuhkan setidaknya 2 hal: bangkit dan mengangkat muka. Artinya, dalam situasi yang berat dan sulit, kita mesti bangkit dan mengangkat muka, yakni mengarahkan hati pada Tuhan. Dari pada-Nyalah kita mengharapkan pertolongan.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar