Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 12 November 2019
Bacaan: Kolose 1:12
"Dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang."
Renungan:
Tyler, seorang anak yang lahir tertular HIV dari ibunya. Sejak awal kehidupannya, ia sangat bergantung pada pengobatan agar dapat bertahan hidup. Waktu ia berusia 5 tahun, sebuah selang dimasukkan dengan operasi ke dalam pembuluh darah yang kemudian disambungkan pada sebuah pompa dalam tas punggung kecil yqng dibawanya. Obat-obatan dan oksigen dikaitkan pada pompa ini secara terus menerus untuk diteruskan melalui pipa ke dalam aliran darahnya serta untuk membantunya bernafas. Tyler tidak mau menyerahkan sesaat pun masa kanak-kanaknya pada penyakit yang mematikan itu.
Semua orang yang mengenal Tyler kagum pada kebahagiaannya yang tulus dan kekuatannya untuk bertahan hidup. Ibunya sering menggodanya dengan mengatakan padanya bahwa ia bergerak begitu cepat sehingga dia harus memberinya pakaian berwarna merah agar kalau sang ibu mengintip dari jendela untuk memeriksanya bermain di halaman, ia bisa menemukannya dengan cepat. Saat-saat menjelang kematian Tyler, ibunya menghibur dan mengatakan bahwa ia juga akan meninggal dan menyusulnya ke surga. Beberapa hari sebelum kematiannya, Tyler memberi isyarat kepada ibunya untuk mendekat ke ranjangnya dan berbisik, "Mama, aku akan meninggal sebentar lagi. Tapi, aku tidak takut. Kalau aku mati, aku mau dipakaikan baju merah. Mama janji akan menyusulku ke surga. Aku pasti sedang bermain waktu mama datang dan aku ingin memastikan Mama bisa menemukanku."
Ada dua hal yang bisa kita pelajari dari kisah ini, yaitu apapun keadaan kita, belajarlah untuk mengucap syukur supaya kita tetap bisa menikmati kehidupan seperti Tyler. Kedua, milikilah keyakinan bahwa di dalam Kristus, kematian bukanlah sesuatu yang menakutkan, karena ada jaminan kekal bahwa kita pasti masuk ke surga, bertemu orang-orang yang kita kasihi dan terutama bertemu dengan Tuhan Yesus. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, biarlah sukacitaMu masuk di hatiku, agar aku dapat menjalani hari-hariku ini dengan senantiasa mengucap syukur dalam keadaan apapun. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar