Minggu, 03 November 2019

Pernik-Pernik Iman, Ajaran dan Tradisi Gereja Katolik (3)

Kuasa Misa Kudus Menyelamatkan Jiwa di Api Penyucian

Seperti dituturkan oleh Maria Simma yang didatangi oleh jiwa-jiwa dari Api Penyucian .

"....Sering mereka (jiwa-jiwa) mengeluh bahwa orang-orang pergi kepada suatu upacara penguburan tanpa mendaraskan satu doapun kepada Allah, tetapi dia justru menumpahkan banyak air mata. Hal ini tidaklah berguna..."

Tentang Misa Kudus aku akan memberikan contoh yang baik diberikan oleh St. Yohanes Maria Vianney dari Ars kepada umat. Dia berkata pada mereka: Anak-anakku, ada seorang imam yang baik dan merasa tidak senang kehilangan seorang sahabat yang dia cintai, maka dia berdoa banyak sebagai kurban bagi jiwa itu. "Suatu hari malaikat memberitahu kepadanya bahwa sahabatnya itu berada di Api Penyucian dan sangat menderita.
Imam yang baik itu percaya bahwa dirinya bisa berbuat lebih besar lagi daripada sekedar mempersembahkan kurban kudus di dalam Misa Kudus bagi sahabatnya yang terkasih yang telah meninggal itu. Pada saat konsentrasi dia memegang Hosti diantara jari-jarinya sambil berkata: " Bapa Abadi yang Suci, marilah kita saling bertukar milik Engkau memegang sahabatku yang ada di Api Penyucian, dan aku memegang Tubuh Putera-Mu di tanganku. Ya Bapa yang' baik dari mana rahim, angkatlah sahabatku itu dan aku persembahkan Putera-Mu kepada-Mu beserta segala jasa-jasa kematian-Nya dan Penderitaan-Nya ".

Permintaan ini kemudian dijawab. Dan sesungguhnya pada saat dia mengangkat Hosti, dia melihat jiwa sahabatnya yang bercahaya dengan mulia, naik ke Surga. Ternyata Tuhan telah menerima permintaan itu.
"Anak-anakku", jika kita ingin mengangkat suatu jiwa yang kita kasihi di Api Penyucian, marilah kita melakukan hal sama: marilah kita persembahkan kepada Allah, melalui Kurban Kudus dari Putera Terkasih-Nya, dengan seluruh jasa Penderitaan dan kematian-Nya. Tuhan tak akan menolak permohonan kita".

Diposting kembali oleh : Rinnong - Duc in Altum

(Pastor Inno Ngutra, Pr - Ambon)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar