Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Minggu,_ *03 November 2019*
*Hari Minggu Biasa XXXI*
Keb 11:22 - 12:2
Mzm 145:1-2,8-11,13-14
2Tes 1:11 - 2:2
Luk 19:1-10
*IA TAHU*
_Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata..... -- Luk 19:5_
Kata teori, relasi ibu dengan anak lebih dekat karena sudah terbangun sejak anak masih dalam kandungan. Kedekatan itulah yang membuat para ibu biasanya lebih mengenal anaknya. Kalau mau diungkapkan secara hiperbola, bahkan sebelum anaknya mengatakan, ibunya sudah tahu apa yang ingin dikatakannya.
Bagi saya, teori itu ada benarnya. Apalagi sejak anak-anak lahir, saya yang mengurus sendiri tanpa bantuan asisten rumah tangga ataupun _babysitter._ Sejak mereka kecil sampai besar, mungkin waktu yang paling banyak mereka luangkan adalah bersama dengan saya. Jadi saya mengenal betul setiap mereka. Saya tahu kesukaan dan ketidaksukaan mereka. Saya tahu ketika mereka merasa senang atau sedih. Saya tahu saat mereka mengalami kesulitan.
Ketika saya tahu mereka sedang susah hati, tanpa mereka meminta, saya akan memanggil mereka dan mengajak mereka bicara. Saya yang mengambil inisiatif untuk mendekati dan mencari tahu apa yang mereka alami.
Tuhan tahu dan mengenal setiap anak-Nya. Lihatlah apa yang terjadi dengan Zakheus. Mungkin ketika itu dia baru berkeinginan untuk melihat Yesus. Tapi hal itu cukup bagi Yesus untuk melihat dan memanggilnya. Yesuslah yang mengambil inisiatif.
Teman, ketika kita baru memiliki keinginan untuk bertemu dengan Tuhan, hal itu cukup bagi Tuhan untuk mengambil inisiatif agar kita mengalami perjumpaan dengan-Nya. Masalahnya, apakah kita memiliki kerinduan untuk senantiasa bertemu dengan-Nya? Sudahkah kita melakukan tindakan nyata sebagai usaha untuk bertemu dengan-Nya? (Jo)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar