Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Minggu,_ *10 November 2019*
*Hari Minggu Biasa XXXII*
2Mak 7:1-2,9-14
Mzm 17:1,5-6,8b,15
2Tes 2:16 -- 3:5
Luk 20:27-38
*HIDUP JADI LEBIH HIDUP*
_Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. -- Luk 20:38_
Di dunia ada dua kelompok yang memiliki pandangan cukup ekstrim. Yang pertama, kelompok orang yang percaya bahwa tidak ada Tuhan. Mereka hidup hanya untuk hari ini, mereka hidup hanya untuk kesuksesan duniawi. Mereka memperhatikan orang lain hanya bila ada yang menguntungkan bagi mereka. Mereka tidak mempercayai adanya kehidupan setelah kematian. Jadi bila kesuksesan hidup tidak mereka dapatkan, mereka menjadi kecewa, putus asa, dan berpikir tidak ada gunanya lagi hidup ini. Daripada merasakan rasa sakit yang menghujam dan menanggung malu karena merasa gagal, kelompok ini akan memilih untuk mengakhiri hidup yang menurut mereka tidak berguna dan sia-sia.
Kelompok kedua sangat bertolak belakang dari yang pertama. Mereka justru sangat berfokus pada kehidupan setelah kematian. Mata mereka sangat tertuju kepada "Surga" sehingga terkadang mereka terlihat "terlalu rohani" dan tidak punya semangat juang dalam hidup. Karena mereka berpikir semua bagian mereka hanya ada di surga. Saat mereka sakit, mereka hanya berpikir kesembuhan yang dijanjikan Tuhan akan mereka alami setelah kematian. Bahkan kalau hidup mereka nyaman, mereka merasa ada yang salah karena hidup itu harusnya menderita.
Hidup di dunia adalah kehendak Tuhan. Bahkan sebelum naik ke surga. Ia berjanji menyertai kita. Hidup bahagia, sehat, sejahtera dan nyaman adalah baik karena Ia menghendaki demikian. Ia ingin kita dapat menikmati hidup ini. Bahkan tatkala dosa terus menuduh dan menyalahkan kita, Ia mendapati kita dengan kasih dan mengatakan dosa kita telah diampuni. Ia membuat hidup kita lebih hidup. (Al)
_Apakah saya menikmati hidup dengan sikap dan ketaatan penuh kepada Tuhan?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar