Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Selasa,_ *05 November 2019*
Rm 12:5-16a
Mzm 131:1-3
Luk 14:15-24
*BERSUKACITA DALAM SEGALA HAL*
_Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa. -- Rm 12:12_
Orang yang tekun dalam doa akan membuatnya selalu hidup dalam pengharapan kepada Tuhan. Bahkan ketika berada dalam masa kesesakan.
Beberapa waktu lalu bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, Bapak BJ Habibie yang berpulang kepada Tuhan. Semua media memberitakan perbuatan-perbuatan baik beliau semasa hidupnya, termasuk kesetiaan cinta kepada istrinya.
Yang saya kagumi dari kisah hidup beliau adalah pada saat kesesakan yang sangat dalam ketika istri yang sangat dicintainya meninggal, beliau menemukan sosok Tuhan yang menjadi kekuatannya. Beliau berusaha bangkit disertai ketekunan berdoa kepada Tuhan. Satu kalimat yang diucapkannya yang sangat berkesan bagi saya, *"Betapa bersyukurnya saya memiliki dan mengenal Tuhan. Jika bukan karena Tuhan, saya tidak mengerti apa yang akan terjadi dengan saya.:*
Kekuatan dan penghiburan dari Tuhan akan membuat siapapun yang sedang tenggelam dalam kegelapan dapat kembali melihat terang-Nya dan memiliki pengharapan hidup kembali. Dan pengharapan itulah yang akan mendatangkan sukacita.
Mari kita belajar untuk tetap bersukacita sekalipun dalam kesesakan, dengan cara terus bertekun datang kepada Tuhan, sehingga sukacita kita tidak dipengaruhi oleh situasi yang menurut kita menyedihkan. Sikap dan pikiran positif akan membantu mendatangkan sukacita dari Tuhan. (In)
_Roh kudus, terima kasih untuk setiap kekuatan dan penghiburan ketika kami dalam kesesakan._
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar