SABDA KASIH: Maknai Hidup Kita lewat Relasi kita dengan Tuhan.
Jumat, 15 November 2019
Lukas 17:26-37
Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkan.
Saya teringat pada seorang pasien yang menderita sakit yang cukup parah. Karena sakitnya itu, dia menjalani beberapa operasi yang tidak gampang dan juga menjalani terapi yang cukup lama. Perawatannya itu pun memakan biaya yang tidak sedikit. Pasien ini seorang yang cukup berharta. Sewaktu masih sehat, dia banyak menghabiskan waktunya minum di bar dan hal-hal yang tidak perlu. Pengalaman masa lalunya itu menjadi penyesalan saat dia mengalami sakit yang sangat serius. Pada titik itulah dia menyadari kalau pentingnya menghargai kehidupan terutama lewat relasi dengan sesama dan Tuhan.
Pada bacaan injil hari ini, Tuhan Yesus mengingatkan kita bagaimana kita mesti memaknai hidup kita. Hidup ini merupakan anugerah Tuhan. Hidup ini mesti dimaknai dengan perbuatan baik. Kalau memang kita sudah masuk dalam kehidupan dosa, Tuhan Yesus meminta kita untuk bertobat. Dengan kata lain, kita memaknai hidup ini seturut kehendak Tuhan. Kehendak Tuhan itu adalah melakukan perbuatan yang baik dan berusaha menjauhi perbuatan dosa. Ini adalah hal yang mesti kita lakukan agar kita semakin dekat dengan Tuhan.
Saudara/I, marilah kita menjadikan kehidupan kita sebagai kesempatan untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan. (*saotilayad)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar