SABDA KASIH: Undangan Tuhan untuk Berbuat Kasih
Selasa, 5 November 2019
Lukas 14:15-21
Sekalipun demikian, masih ada tempat. Maka tuan itu berkata, “Pergilah ke semua jalan dan persimpangan dan paksalah orang-orang yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh.”
Tidak sedikit, para pelayan di Gereja mengeluh tentang partisipasi umat dalam kegiatan menggereja. Keluhan ini terlahir karena minimnya umat yang datang dan hadir dalam kegiatan yang telah dibuat. Seperti misal, pastor sudah membuat jadwal dan mengundang umat untuk datang. Kenyataannya, undangan yang hadir tidak sesuai dengan yang diharapkan. Ada pelbagai alasan yang ada di balik minimnya kehadiran umat. Biasanya umat beralasan karena ada jadwal lain yang tidak bisa ditunda walaupun hal itu hanyalah alasan untuk tidak disalahkan.
Pada bacaan injil hari ini, Tuhan Yesus memberikan perumpamaan tentang undangan perjamuan ke Kerajaan Allah. Tuhan mengundang siapa saja untuk terlibat dalam perjamuan itu. Persoalannya, tidak semua orang menjawab undangan Tuhan itu. Karena itu, Tuhan Yesus berkata kalau yang berbahagia adalah mereka yang menjawab undangan Tuhan. Ada banyak bentuk undangan Tuhan di dalam kehidupan kita sebagai umat beriman. Salah satunya, undangan Tuhan untuk selalu melakukan perbuatan kasih dalam kehidupan kita. Kita mesti menjawab undangan ini tanpa mempertimbangkan situasi dan kondisi tertentu. Kita menjawab undangan itu agar kita bisa menjadi pribadi yang berbahagia di hadapan Tuhan.
Saudara/I, marilah kita menjawabi undangan perjamuan Tuhan dengan tangan terbuka. Kita terlibat dalam undangan Tuhan lewat melakukan perbuatan kasih dalam kehidupan harian kita. (*saotilayad)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar