Minggu, 29 Desember 2019

*JANGAN MENYIMPAN APA YANG TIDAK BAIK*‎

Ada seseorang yang tinggal di lereng gunung, ‎hidup bertani dengan sangat menikmati kebahagiaan dan ketenangan di dalam hidupnya.

Petani tersebut mempunyai dua kantong.

Pada kantong yang satu terdapat lubang, t a p i pada kantong, ‎yang lainnya tidak tersebut lubang.

Segala sesuatu yang menyakitkan yang pernah di dengarnya seperti makian dan sindiran, ‎di tulisnya di sebuah kertas, di gulung kecil, kemudian di masukkannya ke dalam kantong yang berlubang.

Tetapi semua yang indah, benar, dan bermanfaat, ‎di tulisnya di sebuah kertas,
kemudian di masukkannya ke dalam kantong yang tidak ada lubangnya.

Pada malam hari, ‎ia mengeluarkan semua yang ada di dalam saku yang tidak berlubang, membacanya, dan‎ menikmati hal² indah yang sudah di perolehnya sepanjang hari itu.

Kemudian ia merogoh kantong yang ada lubangnya, ‎tapi ia tidak menemukan apapun.

Maka ia pun tertawa dan tetap bersukacita, ‎k a r e n a tak ada sesuatu yang dapat merusak hati dan jiwanya.‎

Itulah yang seharusnya kita lakukan, Menyimpan semua yang baik di “kantong yang tidak berlubang”,
s e h i n g g a tidak satupun yang baik yang hilang dari hidup kita.

Sebaliknya, simpanlah semua yang buruk di “kantong yang berlubang”,
m a k a yang buruk itu akan jatuh dan tidak perlu kita ingat lagi.

Namun sayang sekali masih banyak orang yang melakukan dengan terbalik.

Mereka menyimpan semua yang baik di “kantong yang berlubang”, dan‎ apa yang tidak baik di “kantong yang tidak berlubang” (alias memelihara pikiran² jahat dan segala sesuatu yang menyakitkan hati), m‎ a k a jiwanya menjadi tertekan dan tidak ada gairah dalam menjalani hidup.

Karena itu, agar bisa menikmati kehidupan yang BAHAGIA DAN TENANG:
JANGAN MENYIMPAN APA YANG TIDAK BAIK DI DALAM HIDUP KITA.‎-nel'z-

Mari mencoba menyimpan hanya yang baik dan bermanfaat,
Niatkan MENABUNG KEBAIKAN di kantong kehidupan yang penuh keindahan ini.

“Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.”

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar