Jumat, 13 Desember 2019
Pekan Adven II
Yes. 48:17-19; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Mat. 11:16-19.
"Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa." - Luk 11,19
Kalau seorang penjahat bersahabat dengan penjahat, itu adalah sesuatu yang wajar. Kalau orang berdosa berkumpul bersama sesama pendosa, itu juga lumrah. Demikian pula, kalau orang baik bersahabat dengan orang baik, itu juga amat wajar. Namun, kalau ada orang yang baik, bahkan suci dan sama sekali tidak berdosa mau bersahabat dan makan-minum bersama dengan orang-orang berdosa, itu baru luar biasa. Itulah yang dilakukan Tuhan kita Yesus Kristus. Maka, ada benarnya "tuduhan" orang-orang Yahudi pada zaman-Nya yang mengatakan bahwa Ia adalah sahabat orang-orang berdosa. Ia sendiri menyatakan bahwa kedatangan-Nya adalah untuk orang berdosa (Luk 5,32). Ia sadar betul bahwa untuk mempertobatkan dan menyelamatkan orang berdosa, Ia harus masuk dalam kehidupan mereka, harus ngumpul bersama mereka, dan harus menjadi sahabat mereka. Ia masuk melalui pintu mereka untuk membawa mereka keluar melalui pintu dan jalan-Nya, yakni jalan keselamatan. Marilah kita menyadari betul bahwa di masa Adven ini kita memang sedang mempersiapkan diri untuk menyambut Manusia yang sungguh istimewa. Dia adalah Allah Putra yang menjadi Manusia untuk membangun persahabatan dengan kita agar kita mengalami kasih dan karya penyelamatan-Nya. Semoga, kesadaran ini juga menyadarkan kita untuk membuka diri pada Tuhan yang mau bersahabat dengan orang-orang berdosa seperti kita, sekaligus menggerakkan kita untuk bersahabat pula dengan semua orang.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar