Senin, 2 November 2019
Pekan Adven I
Yes. 2:1-5 atau Yes. 4:2-6; Mzm. 122:1-2,3-4a,(4b-5,6-7,) 8-9; Mat. 8:5-11.
Bacaan Injil hari ini dapat kita jadikan sebagai salah satu contoh sikap Yesus dalam berelasi dan memperlakukan orang asing dan orang yang berbeda keyakinan. Dikatakan bahwa yang datang kepada-Nya adalah seorang perwira. Kemungkinan besar adalah perwira romawi. Dengan demikian, ia adalah seorang penyembah dewa-dewi, yang pada waktu itu lazim disebut orang kafir (pagan). Ia datang kepada Yesus bukan karena alasan keagamaan, bukan pula karena ingin menjadi pengikut-Nya, namun hanya karena kebutuhan mendesak dan karena penderitaan yang dialami hambanya. Ia banyak mendengar tentang Yesus yang menyembuhkan orang-orang sakit dan percaya bahwa Ia juga dapat menyembuhkan hambanya. Ia percaya, tetapi tidak ingin beriman kepada-Nya. Yesus memang memuji bahwa perwira itu memili iman yang besar, yang bahkan tidak Ia temukan di antara orang-orang Israel. Namun, yang dimaksud Yesus tentu bukan iman kepada-Nya, dalam arti perwira itu lalu meninggalkan dewa-dewi dan beralih menjadi pengikut-Nya. Bagi Yesus, itu semua tidak masalah. Ia menerima begitu saja, mendengarkan permintaannya, lalu menjawab, "Aku akan datang menyembuhkannya." Bahkan, Yesus mengatakan secara implisit bahwa ia akan menjadi bagian dari orang-orang yang akan masuk dalam kerajaan sorga.
Sikap Yesus ini kiranya dapat kita aktualkan dalam hidup sehari-hari kita, khususnya dalam berlerasi dan hidup bersama dengan saudara-saudari yang beriman lain. Belajar dari Yesus, kita diajak untuk selalu bersikap positif, menerima dan mendengarkan mereka, saling membantu, bekerjasama dan mengupayakan hidup bersama yang harmonis dengan mereka. Mungkin, suatu saat kita akan mengalami penolakan atau bahkan permusuhan karena dicurigai. Tetapi sikap dasar yang diteladankan Yesus, tetaplah menjadi acuan kita.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar