Jumat, 31 Januari 2020

Kencan Dengan Tuhan
Sabtu, 1 Februari 2020

Bacaan: Matius 13:57-58 Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya."
Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ."

Renungan:
  Ada seorang bapak yang berkata, "Saya kan sudah berdoa. Saya juga sudah berusaha untuk menjadi orang Kristen yang baik. Tetapi toh tetap saja saya yang tergeser di tempat kerja saya. Penyakit yang diderita ibu saya pun tidak sembuh-sembuh." Kata-kata itu diucapkan sebagai tanggapan dari nasihat seorang hamba Tuhan supaya bapak tersebut beriman dan berharap akan pertolongan Tuhan. Dua bulan kemudian keadaannya bukan semakin baik tetapi semakin buruk. Bapak tersebut semakin berani mengeluarkan isi hatinya yang intinya adalah semakin meragukan Tuhan dan kasihNya.
  Keraguan akan menghalangi berkat Tuhan, bahkan menghalangi banyak mujizat yang sebenarnya hendak Tuhan kerjakan. Yakobus berkata, "Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan." Seperti itulah sikap dan akibat yang harus diterima penduduk Nazaret. Awalnya mereka begitu kagum kepada Yesus, tetapi setelah melihat latar belakang Yesus, merekapun kemudian meragukanNya bahkan menolak Dia. Dengan demikian secara otomatis mereka tidak bisa merasakan karya Yesus lebih lanjut yang sebenarnya juga untuk kepentingan mereka.
  Mari kita waspada, jangan sampai kita meragukan Tuhan. Mujizat masih ada. Waktu terwujudnya terserah Tuhan. Hanya saja, mujizat akan dialami oleh orang yang memercayai Tuhan. Sebaliknya orang yang meragukan Tuhan akan mengalami keadaan-keadaan yang tidak menyenangkan. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, tambahkan imanku agar aku tidak meragukan kuasaMu. Terima kasih untuk semua berkat di hari-hari yang lalu. Aku percaya berkatMu padaku akan bertambah di hari-hari ke depannya. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar