Minggu, 05 Januari 2020
O Pekan II
EPIFANI, HR. PENAMPAKAN TUHAN (P)
Hari Anak Misioner Sedunia,
St. Yohanes Nepomuk, Neumann, B Karolus Houben
Bacaan I : Yes. 60:1-6
Mazmur : 72:2,7.10-11.12-13;R:11
Bacaan II : Ef.3:2-3a,5-6
Bacaan Injil : Mat.2:1-12
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem ditanah Yudea pada jaman Raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: "Dimanakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." Ketika Raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, dimana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem ditanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil diantara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seseorang pemimpin yang akan menggembalakan umat-Ku Israel." Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia." Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti diatas tempat, dimana anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka kenegerinya melalui jalan lain.
Renungan:
Semua orang dan segala bangsa membutuhkan terang untuk menuntun dan menerangi langkah hidupnya. Hari ini kita merayakan Tuhan menyatakan diri sebagai Terang bukan hanya bagi bangsanya, tetapi kepada segala bangsa yang diwakili oleh tiga orang majus dari berbagai bangsa. Kehadiran para majus menyadarkan kita kembali apa artinya menjadi Gereja, Tubuh Mistik Kristus, yakni menjadi terang bagi bangs-bangsa, bagi orang-orang disekitar kita.
Jika kita sungguh menyambut dan menerima Yesus sebagai Terang yang menuntun langkah hidup kita, maka hidup kita pun akan menjadi terang (teladan) bagi sesama: "Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu" (Yes. 60:1). Menerima dan menghayati hidup Yesus dalam hidup kita harus nyata tatkala orang tertarik untuk datang kepada kita dan meneladan hidup kita. Apakah hidup kita menarik bagi sesama? Berapa orang yang sudah menjadi baik dan selamat karena teladan kita? Berapa orang yang telah kita bantu untuk keluar dari kekelaman hidupnya?
Ya Yesus, Engkau terang sejati, sinarilah jalan hidup kami di dunia ini. Amin.
Sumber : Buku Ziarah Batin 2020
Ditulis kembali oleh V.Neli
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar