Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Minggu,_ *05 Januari 2020*
*Hari Raya Penampakan Tuhan*
Yes 60:1-6
Mzm 72:1-2,7-8,10-13
Ef 3:2-3a,5-6
Mat 2:1-12
*PERSEMBAHANKU*
_Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. -- Mat 2:11b_
Hari ini kita merayakan Yesus yang menampakkan diri kepada orang-orang non Yahudi, yaitu para majus dari Timur yang membawa persembahan emas, kemenyan, dan mur. Apa arti persembahan itu bagi kita di zaman now ini?
Dulu, emas dianggap sebagai rajanya logam. Emas merupakan persembahan yang paling berharga bagi raja. Apa yang paling berharga bagi Anda saat ini? Uang? Berbagilah kepada yang membutuhkan. Waktu? Berilah sebagian waktu Anda untuk melayani Tuhan.
Kemenyan adalah aroma wewangian yang digunakan dalam dupa. Marilah kita menjadikan hidup kita sebagai pujian bagi kemuliaan Allah. Ini adalah hidup yang berkualitas dan bukan hidup rata-rata seperti kebanyakan orang. Bagaimana caranya? Jadilah teladan bagi sesama dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.
Mur merupakan benda yang digunakan oleh orang-orang zaman dulu untuk kepentingan pemakaman jenasah. Sewaktu orang memanen mur, mereka melukai pohon-pohon jenis _Commiphora_ berulang kali untuk mengumpulkan gom, yaitu resin mur. Karena harum, mur bisa digunakan sebagai parfum. Apa yang harus kau lakukan saat disakiti oleh orang yang sama berulang kali? Menderita itu pilihan. Jangan menjadi orang _baperan_ (bawa perasaan) tetapi bawalah hal itu dalam permenungan. Renungkanlah dan persembahkanlah perasaan sakit itu kepada Tuhan. Apa yang harus kita perbaiki dalam diri kita?
Semoga persembahan yang kita lakukan ini menyenangkan hati Tuhan dan membuat kita dewasa dalam iman. (Yo)
_Apakah yang ingin saya persembahkan kepada Tuhan hari ini?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar